(Ramadhan) Tradisi Padusan Didukung PDAM Tirta Marta
MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN, lokasi pemandian umum dari kolam renang, sungai hingga pantai di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dapat dipastikan akan dipenuhi ribuan masyarakat yang ingin membersihkan diri. Tradisi tahunan ini, oleh masyarakat Jawa, disebut juga padusan.
Salah satu lokasi yang sempat dipantau GudegNet, adalah kolam renang Umbang Tirta. Kabag Umbang Tirta, Heru Indra Laksana telah mempersiapkan lokasi dengan penjernihan kolam dan juga acara untuk menyongsong Padusan agar berjalan dengan lancar. Umbang Tirta memang biasanya digunakan untuk Padusan dan oleh karena itu, akan dibuka dari pukul 06.00 hingga 17.00 WIB.
Melihat tahun-tahun sebelumnya, perkiraan pengungunjung akan datang mencapai 1.500 orang saat Padusan tersebut. "Pihak kami juga menyiapkan doorprize untuk menarik pengunjung. Kami sediakan 13 doorprize yang akan kami undi sebanyak 2 kali," tukasnya. Pihak PDAM Tirta Marta Yogyakarta sendiri akan memberikan alokasi khusus ke Umbangtirto selama Padusan.
Di sisi lain, panjangnya musim kemarau menjadi kendala tersendiri bagi pihak PDAM Tirta Marta Jogja yang mengalami penurunan untuk memberikan pasokan air. "Bahkan penurunannya bisa mencapai 30 persen, bila sebelumnya mencapai 560 liter per detik maka saat musim kemarau sekarang ini pasokan hanya 350 liter per detik," ucap Dirut PDAM Tirta Marta, Dachroen Saleh di ruang kerjanya Kamis (14/10) siang.
Di akhir tahun 2003, pihak PDAM telah membuat empat sumur. Ditambahkan, adanya dua sumur baru tersebut dapat menyediakan air sebesar 20 liter per detik atau setara mencukupi jumlah pelanggan sebanyak 2 ribu orang. "Jumlah pelanggan PDAM hingga saat ini sudah mencapai 35 ribu orang. 40 liter per detik itu hanya untuk menutupi penurunan air saja tidak lebih," katanya.



Kirim Komentar