Film "Virgin" Ramai Ditonton Remaja Yogyakarta

Oleh : Budi / Senin, 00 0000 00:00

FILM LAYAR LEBAR “VIRGIN” mendapat perhatian masyarakat Yogyakarta, hampir mirip fenomena film remaja buatan anak negeri sebelumnya seperti Ada Apa Dengan Cinta (AADC), Petualangan Sherina, Cinta 24 Karat, 5 Sehat 4 Sempurna hingga Eiffel I’m In Love. Ketika diputar di Bioskop Mataram Yogyakarta, film produksi Kharisma Starvision ini cukup ramai ditonton oleh penggemar film nasional, utamanya generasi muda.

Dalam area bioskop, banyak pelajar yang menggunakan seragam sekolah selama antri dua jam lebih hanya untuk menonton film yang diputarkan pada sesi pk 15.00 WIB. Tampak pula pasangan muda-mudi yang ikut antri di antara para pelajar bahkan penonton paruh baya juga tidak ingin ketinggalan momen seperti film-film nasional yang pernah diputar di Bioskop Mataram. Pemutarannya di Bioskop Mataram sendiri, Jumat (26/11) sore, telah memasuki hari pemutaran ke-24 sejak dimulai pada Jumat (12/11) lalu.

Virgin merupakan film drama yang coba mengetengahkan arti keperawanan yang dialami tiga sahabat yang diperankan oleh Laudya Cintya Bella, Ardina Rasti, dan Angie. Didukung juga oleh pemain lama Ayu Azhari, Unique Pricilla dan Tio Pakusadewo. Dengan sutradara Hanny R Saputra dan penulis naskah Armantono, nuansa remaja menjadi kental dalam setiap adegan tampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Film ini sebenarnya ingin mempertanyakan keperawanan. Tokoh utama bernama Biyan yang berusia 16 tahun begitu teguh mempertahankan keperawanannya ketika melihat ayahnya yang playboy. Keluarganya hancur berantakan. Ibunya sangat menderita. Di situlah Biyan berpendapat pentingnya arti keperawanan.

Biyan mempunyai dua sahabat bernama Stella dan Ketie. Mereka bergabung dalam komunitas “anak gaul”. Sebuah komunitas “rusak bersama” dari remaja belasan tahun yang selalu ingin mengikuti trend, dan haus rasa ingin tahu dalam segala hal. Inilah komunitas di mana kebebasan dan keberanian menjadi tolok ukur eksistensi.

Nasib Biyan mulai diombang-ambingkan yang berusaha mempertahankan keperawanan di tengah pergaulan yang ekstrim. Tekanan ini semakin diperkuat ketika melihat kedua sahabatnya mengalami depresi yang sangat berat.

Mino, mahasiswa yang telah menonton film tersebut saat ditemui mengatakan bahwa pesan untuk mempertahankan sebuah keperawanan sudah tersampaikan. “Pesannya sampai sebab dapat membantu generasi muda yang belum tahu tentang seks dan pentingnya keperawanan sehingga harus dijaga. Apalagi gara-gara seks bebas, sebuah rumah tangga yang sudah lama terbina bisa hancur berantakan,” ungkapnya.

Hal serupa juga diungkapkan Rini , remaja asal Solo, bahwa film yang sudah mendapatkan sensor atau dipotong oleh Lembaga Sensor Film (LSF) tentunya tidak menjadi suatu hal yang fatal sebab beberapa adegan dalam film itu juga mengandung unsur vulgar. Artinya, bukan dalam hal pakaian namun lebih pada segi atraksi atau perilaku yang dilakukan oleh ketiga aktor dalam film Virgin.

Pihak pengelola Bioskop Mataram Yogyakarta Mustofa mengatakan, setiap satu hari pihaknya dapat menerima pendapatan sebesar Rp 1 juta dari total 5 kali penayangan. “Fleksibel karena tergantung pada cuaca. Pada hari hujan atau hari sekolah, kami hanya menerima 40% dari seluruh kursi yang disediakan untuk para penonton,” lanjutnya.

Film nasional Virgin sendiri menduduki posisi keempat baik dalam hal pendapatan maupun jumlah penonton yang melihat film tersebut versi Bioskop Mataram. Untuk urutan pertama diduduki oleh AADC, Petualangan Sherina di posisi kedua dan tempat ketiga didapatkan oleh Eiffel I’m In Love.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini