Melihat Charlie Chaplin di Panggung Sirkus dalam Film

Oleh : setya hadi nugroho / Senin, 00 0000 00:00

FILM CHARLIE CHAPLIN PUN TURUT SERTA menyemarakkan serangkaian acara untuk mendukung Pameran Foto Sirkus di Prancis dan Indonesia di Lembaga Indonesia Perancis (LIP) Yogyakarta. Film berjudul Le Cirque ini tak jauh-jauh berangkat dari tema yang berusaha diusung oleh Clothilde Grandguillot dalam pameran tersebut, yaitu kehidupan di balik pentas sirkus.

Walaupun Grandguillot hanya mendokumentasikan satu kelompok sirkus di Perancis saja yaitu Cirque Desaccorde dan satu-satunya kelompok sirkus yang ada di Indonesia, Holiday Circus, nampaknya kehadiran film-film yan diputar seiring dengan berjalannya pameran justru merambah luas wawasan dan khasanah kita tentang dunia sirkus yang belum tentu kita pernah lihat secara nyata.

Le Cirque yang berdurasi delapan puluh menit ini dibintangi dan disutradarai oleh Charlie Chaplin dengan melibatkan Allan Garcia dan Merna Kennedy sebagai pemeran pembantu. Menceritakan sebuah ketidaksengajaan Charlot yang dikira pencopet dan kemudioan melarikan diri ke tengah-tengah panggung pertunjukan sirkus. Kehadiran Charlot justru menjadi bintang yang kemudian direkrut untuk berperan sebagai badut. Ia jatuh cinta pada pemain akrobat, sekalipun cerita film ini sad ending yang menggambarkan rival percintaannya begitu licik berhasil membuat Charlote dikeluarkan dari kelompok sirkus tersebut.

Cinta nampaknya akan menjadi tema yang tidak akan habis diceritakan, begitu pula percintaan Cleopatre dan Lilipun Hans di film yang kedua dengan judul Freaks, yang disutradarai oleh Tod Browning. Mengkisahkan tentang kehadiran orang cacat yang ikut main sirkus terkenal sebagai fenomena pekan raya. Lilipun Hans tunangan pemain akrobat Frieda, jatuh cinta pada Cleopatre. Sadar Hans jatuh cinta padanya Cleopatre justru memutuskan untuk menikah agar bisa meracuninya dengan bantuan Hercule kekasihnya.

Ketika persekongkolan ini terkuak, tak heran juga teman-teman Frieda dan Hans berupaya untuk balas dendam. Tak beda jauh dengan ending yang sengaja disodorkan oleh Le Cirque, lika-liku kehidupan sirkus nampaknya kenyiratkan persaingan hidup yang keras dan penuh intrik di balik gemerlapnya panggung sirkus.

Sutradara kenamaan Wim Wenders juga tak mau ketinggalan dengan filmnya Les Ailes du Desir yang dibuat dengan bahasa Jerman dan ditampilkan dengan teks Perancis. Khusus film ini yang juga merupakan film terakhir akan dipertontonkan pada publik hari Senin (29/11) mendatang pukul 19.00 WIB di Auditorium LIP. Wim Wenders yang mempersonifikasikan malaikat melalui peran yang diperankan Bruno Ganz, Solveig Dammartin dan Otto Sanders. Sebuah film yang akan mempertontonkan tentang hasrat dan Berlin, tempat bersejarah dan juga tentang kenyataan.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini