Menyemarakkan mudik kali ini, PT. Aseli Dagadu Djokdja yang dikenal sebagai produsen oblong dan cinderamata khas Jogja, ingin menyambut para pemudik yang datang ke Jogja dengan gelaran even "Dagadu Roemah Moedik" yang akan digelar mulai tanggal 1-13 November 2005 di kedua gerai resminya yang jika dan hanya jika ada di Unit Gawat Dagadu (UGD) Jl. Pakuningratan No. 15-17 dan Pos Pelayanan Dagadu (Posyandu) di Lowerground Malioboro Mall.
Layaknya acara mudik, pastinya para pemudik tak melewatkan kunjungan ke rumah sanak saudara, kerabat, atau mengunjungi tempat-tempat yang mempunyai ikatan emosional. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa selain Kraton dan Malioboro, produk-produk cinderamata Dagadu Djokdja sudah menjadi bagian dari tujuan para wisatawan dan pemudik. Layaknya sebuah tradisi tali silaturahmi, mengunjungi Dagadu adalah juga mengunjungi Kota Jogja.
Sebagai tuan rumah, Dagadu Djokdja pun menghadirkan kenangan akan rumah yang mengingatkan kala mudik ke rumah Nenek atau berlebaran di kampung zaman dulu. "Ibaratnya kalau mudik ke Jogja ya mudik ke Dagadu juga," tambah Matthea Fika, project leader even ini dalam kesempatan buka bersama kepada wartawan. Untuk itu, Dagadu juga memberi sentuhan khusus dengan setting UGD layaknya rumah nenek di kampung. Dari perabotan meja kursi yang memang diambil dari rumah nenek salah seorang personil Dagadu hingga pernak-pernik lainnya yang akan menciptakan kesan mudik sambil belanja.
Tak semata memberikan pelayanan yang spesial pada pelanggannya, Dagadu Djokdja juga tak lupa memberikan tanda mata berupa makanan-makanan tradisional atau kudapan langka yang dikemas dalam tas besek kecil dan mainan tradisional seperti othok-othok, khususnya di Posyandu.
A. Noor Arief, Direktur PT Aseli Dagadu Djokdja menjelaskan, "Tiap libur panjang atau peak season inilah Dagadu diserbu konsumen. Nah mudik kali ini kita ingin memberikan gift yang tidak hanya menjadi kenangan untuk dibawa pulang, tapi juga menjadi bahan cerita dari mereka ke teman-teman di daerahnya."
Dagadu Djokdja mengawali kiprahnya di dunia cinderamata khas Jogja dengan memproduksi kaos oblong, gantungan kunci, gambar tempel, dan pernak pernik lainnya. Dalam perkembangannya, yang telah 11 tahun ini, Dagadu menjadi sebuah fenomena dan dilihat berbagai pelaku bisnis sebagai kesempatan dagang yang masih besar, sehingga tak heran Anda akan menemui berbagai lapak dan kaki lima di berbagai penjuru kota Jogja yang menjual produk plasu (baca= tiruan) dari Dagadu.
Namun bagi Anda yang menginginkan produk aseli bikinan Dagadu Djokdja, datanglah di kedua gerai mereka, yaitu UGD dan Posyandu dan selamat bersilaturahmi dalam gelaran Dagadu Roemah Moedik.



Kirim Komentar