Kompetisi Hacking untuk pertama kalinya di Indonesia ini diselenggarakan di Universitas
Kristen Duta Wacana Yogyakarta pada hari Selasa, tanggal 21 Februari 2006 setelah
sebelumnya singgah di kota Semarang seiring jadwal kompetisi yang rencananya akan
diadakan di 9 kota besar di Indonesia.
Even ini disemarakkan oleh 105 peserta yang kebanyakan dari kalangan mahasisiwa
Yogyakarta yang gemar dan penasaran tentang dunia "hacking." Dimulai pada pukul
10.15, peserta sebelumnya mendapat pengarahan tentang tata cara dan aturan kompetisi
dari para juri masing-masing adalah Michael S. Sunggiardi, Daniel, Dani Firman
Syah, Irvan aka z3r0byte dan terakhir oleh Rusmanto.
Dari kompetisi ini diharapkan muncul tenaga ahli muda berbakat yang dapat menyumbangkan
ilmunya untuk kemajuan Indonesia dan sekaligus membuat kegiatan yang bermanfaat
bagi pengembangan teknologi informasi, "Dengan even ini, kami sengaja menciptakan
ajang untuk mencari bibit muda berbakat yang nantinya dapat berkembang dan mampu
berguna bagi bangsa dan negara secara umum." papar Michael S. Sunggiardi, salah
satu juri dalam even ini kepada GudegNet. Dia juga menambahkan bahwa kompetisi
ini juga diharapkan dapat mendidik dan meluruskan pandangan masyarakat awam yang
belum mengerti benar tentang "Hacking" yang lebih terkesan negatif di mata mereka,"Hacking
merupakan kemampuan seseorang dalam hal mengerti dan menguasai secara mendalam
hal-hal tentang software dan hardware dalam sebuah sistem yang kemudian mampu
menciptakan pengetahuan yang lebih tinggi akan hal tersebut.
Bagi pemenang disetiap kota disediakan hadiah notebook Acer Aspire dan setiap
pemenang akan dikumpulkan di Jakarta pada kompetisi Grand Final pada tanggal 14
Maret 2006.
Rangkaian kompetisi ini juga mendapat perhatian dari MURI (Museum Rekor Indonesia)
sebagai event yang pertama kali diselenggarakan di dunia, dimana secara nasional
membawa 100 unit notebook ke seluruh Indonesia untuk turnamen dan kompetisi hacking.



Kirim Komentar