Telah terjadi awan panas besar ke arah Kali Krasak dan Kali Boyong dengan jarak luncur 4,0 kilometer pada hari Senin, tanggal 29 Mei 2006, pukul 06.20 WIB. Kemudian berdasarkan hasil analisis data pemantauan Balai Penyelidikan Dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta per tanggal 28-29 Mei 2006, status aktivitas Gunung Merapi masih dinyatakan AWAS
Tanggal 28 Mei 2006
Berdasarkan pengamatan visual BPPTK, keadaan asap solfatara berwarna putih tebal
dengan tekanan sedang, tinggi asap maksimum 1600 meter teramati dari Pos Babadan.
Cuaca di sekitar puncak cerah pada pagi dan malam hari, sedang siang hari berkabut
dan mendung.
Dari Pos Kaliurang teramati 59 kali guguran lava pijar mengarah ke hulu Kali Krasak dan sebagaian ke hulu Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 2,5 kilometer dan 85 kali mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 1,0 kilometer, serta ke hulu Kali Bebeng dengan jarak luncur 2,0 kilometer.
Awan panas yang teramati dari Pos Kaliurang sebanyak 3 kali mengarah ke hulu kali Krasak dengan jarak luncur 1,5 kilometer dan 10 kali ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 3,0 kilometer.
Dari rekaman seismograf, tercatat gempa guguran 237 kali, awan panas 159 klai, gempa MP 43 kali, gempa vulkanik dangkal (VTB) 1 kali, serta tektonik 95 kali. Gempa tektonik terasa terjadi pada pukul 23.01 WIB.
Tanggal 29 Mei 2006 (00.00-06.00)
Keadaan asap solfatara berwarna putih tebal tekanan lemah, tinggi 100 meter teramati
dari Pos Jrakah. Awan panas masih terjadi ke arah hulu Kali Krasak dan Kali Boyong
sebanyak 2 kali dengan jarak luncur maksimum 3,0 kilometer, serta ke hulu Kali
Gendol dengan jarak luncur maksimum 2,0 kilometer terjadi secara beruntun dan
arah dominannuya berubah ke Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 3,0 kilometer.
Sementara itu guguran lava pijar terjadi 42 kali menuju hulu Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2,5 kilometer dan 71 kali menuju hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 2 kilometer. Guguran lava pijar juga terjadi ke hulu Kali Bebeng dengan jarak luncur 2,0 kilometer.
Rekaman seismograf mencatat sebanyak gempa guguran 87 kali gempa MP 6 kali dan awan panas 20 kali serta gempa tektonik 16 kali.



Kirim Komentar