Berdasarkan hasil analisis data pemantauan, status aktivitas Gunung Merapi masih dinyatakan AWAS.
Tanggal 12 Juni 2006
Berdasarkan pengamatan visual, cuaca puncak pada pagi hari cerah, siang hingga
malam umumnya berkabut. Asap solfatara berwarna putih tipis, tekanan lemah dengan
ketinggian asap maksimum 350 meter dari puncak teramati dari Pos Selo.
Awan panas teramati dari Pos Kaliurang terjadi sebanyak 3 kali, mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur makimum 1,5 km. Guguran lava pijar teramati 73 kali mengarah ke hulu Kali Gendol dan 65 kali menuju ke Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 3 km.
Hasil rekaman seismograf, menunjukkan terjadinya gempa MP 31 kali, gempa guguran 364 kali, awan panas 22 kali, dan gempa tektonik 8 kali.
Tanggal 13 Juni 2006 (00.00-06.00 WIB)
Hasil pengamatan visual, cuaca puncak pada pagi hari umumnya cerah. Asap solfarata
berwarna putih tipis, tekanan sedang dengan ketinggian asap maksimum 1200 m di
atas puncak teramati dari Pos Babadan.
Awan panas teramati dari Pos Kaliurang terjadi 1 kali, mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 1,5 km. Guguran lava pijar teramati 36 kali mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 1,0 km dan 24 kali menuju ke Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 3,0 km.
Hasil rekaman seismograf, tercatat gempa MP 11 kali, gempa guguran 86 kali, dan awan panas 3 kali, sedangkan gempa tektonik tidak terjadi.



Kirim Komentar