Hari Minggu (18/02) sekitar pukul 17.00 WIB, Jogja dilanda angin Leysus dengan kekuatan besar yang populer dengan sebutan Angin Puting Beliung. Beberapa
kecamatan yakni Gondokusuman, Danurejan dan beberapa kelurahan di kecamatan Pakualaman
mengalami kerusakan yang cukup serius. Namun hingga berita ini diturunkan, belum
tercatat adanya korban yang terluka parah apalagi meninggal dunia.
Menurut penuturan beberapa warga yang menjadi korban, angin "leysus" itu muncul dari arah barat laut tepatnya di sekitar jembatan layang Lempuyangan Jogja. Angin dengan kekuatan dan putaran yang kencang itu juga sempat dirasakan oleh warga di kecamatan Danurejan dan Pakualaman Yogyakarta dalam waktu sekitar dua puluh menit.
"Anginnya itu berputar-putar. Arahnya dari bioskop Mataram kemudian ke sini (Lempuyangan-red). Saya langsung saja lari ke rel kereta api Lempuyangan untuk menyelamatkan diri," kesah Upik (37) kepada GudegNet siang ini di kediamannya di daerah Lempuyangan.
Rumah dan warung pemilik warung Lotek Teteg ini tak luput dari terjangan angin puting beliung yang melanda beberapa kecamatan di Jogja kemarin sore. Hingga saat ini, beberapa aparat dari kepolisian, TNI dan dinas kebersihan kota Jogja sedang membersihkan puing-puing rumahnya yang tertimpa pohon sambi.



Kirim Komentar