Kedatangan tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Australia yang terdiri dari tujuh orang dari Australia kemarin (08/03) dibenarkan oleh tim forensik RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Dalam jumpa pers kamis (08/03), Kombes Slamet Purnomo membenarkan kabar tersebut. Namun kedatangan mereka bukan untuk mengambil alih proses identifikasi sisa jenazah yang lima diantaranya diperkirakan sebagai warga negara Australia. Tim forensik RSUP Dr Sardjito dan tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri akan tetap memegang kendali proses identifikasi dengan bantuan tim dari Australia.
"Memang telah datang sebuah tim dari Australia yang terdiri dari tujuh orang untuk membantu proses identifikasi jenazah yang masih belum dikenali. Posisi mereka hanya membantu, kendali dan otoritas tetap ada pada kita", tutur Kombes Slamet Purnomo kepada wartawan sore kemarin di gedung Bulat RSUD Dr Sardjito Yogyakarta.
Karena keterlambatan kedatangan tim dari Australia, proses identifikasi yang sekiranya selesai kemarin harus ditunda hingga hari ini (09/03). Menurut sumber dari Humas RSUD Dr Sardjito Yogyakarta, hari ini pukul 13.00 akan diumumkan hasil final proses identifikasi terhadap sisa jenazah yang belum teridentifikasi.



Kirim Komentar