PT Sari Husada Buat Karyawan Aman dan Nyaman

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00

Setahun yang lalu, ratusan ribu rumah hancur dan tak dapat ditempati lagi setelah gempa dahsyat mengguncang Jogja dan Jateng 27 Mei lalu. Sekitar 500 dari rumah tersebut merupakan rumah dari karyawan PT Sari Husada yang berada di sekitar pabrik yakni di desa Pesanggrahan dan Kemudo Prambanan, Klaten.

"Sekitar 500 karyawan kami (PT Sari Husada-red) kehilangan tempat tinggal dengan terjadinya gempa sta tahun yang lalu. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada mereka (karyawan-red) serta mengambil bagian dalam proses rekonstruksi dan rehabilitasi pasca gempa. Dana yang terkumnpul kami anggarkan untuk membangun dua sekolah yakni SD Sanggrahan dan TK Pertiwi di Desa Kemudo Klaten", ungkap Ignatius Ari Djoko Purnomo, Corporate Communications Manager PT Sari Husada kepada wartawan pada acara jumpa pers yang diselenggarakan di Hyatt Regency Yogyakarta pagi tadi (26/06).

Meski tidak secara langsung membantu masyarakat Yogyakarta yang terkena musibah, PT Sari Husada telah melakukan aksi sosial dalam keikutsertaannya membantu proses rekonstruksi dan rehabilitasi pasca gempa DIY & Jateng. Terhitung hingga sekarang, PT Sari Husada Bangun Rumah Karyawan telah membangun 510 rumah dari tahap pertama yang hanya membangun 275 rumah. 135 rumah pada tahap kedua berhasil dibangun dalam waktu waktu sekitar empat bulan.

"PT Sari Husada bukannya tidak ingin membantu warga Yogyakarta, namun pada saat itu (pasca gempa-red), kami melihat daerah Yogyakarta telah ditangani oleh berbagai pihak. Namun ketika kita ke lokasi pabrik, rumah warga sekitar yang sebagian besar merupakan karyawan PT Sari Husada juga hancur dan belum ada yang menanganinya. Jadi, perhatian kami lebih tertuju kepada mereka yang memang sama seklai belum tersentuh bantuan", jelas Yeni Fatmawati, Corporate Secretary PT Sari Husada kepada wartawan.

Bantuan sekecil apapun yang diberikan kepada yang membutuhkan kelak akan bermanfaat besar terhadap kelangsungan hidup ke depan para korban yang kemungkinan hingga saat ini masih bergelut dengan akibat yang ditimbulkan oleh bencana gempa bumi tahun silam.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    IMMANUEL 94,3 FM

    IMMANUEL 94,3 FM

    Immanuel 94,3 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini