Jika Anda melewati pintu lintasan kereta api Lempuyangan Yogyakarta, jangan heran
jika ada suara wanita yang memberikan himbauan dan peringatan tentang penting
dan bahayanya pintu lintasan kereta api yang berfungsi sebagai pemberhentian pemakai
jalan raya ketika ada kereta api yang akan melintas. Rekaman suara tersebut sebenarnya
hanya sebagai sosialisasi tentang keselamatan pemakai jalan jika ada kereta api
yang sedang melintas. Pintu lintasan kereta api hanyalah sebagai alat pemberhentian
yang tidak dapat menjamin 100 persen keselamatan pemakai jalan, maka pemakai jalan
seharusnya menjaga diri mereka sendiri selagi berada di jalur lintasan kereta
api.
"Bagi pemakai jalan yang sedang berada di jalur lintasan kereta api dimohon perhatiannya
bahwa jalur lintasan kereta api bukanlah sebuah pengamanan yang utama ketika ada
kereta api yang melintas, maka dari itu pemakai jalan diharapakan lebih menjaga
diri mereka sendiri selagi berada di jalur lintasan kereta api," penggalan rekaman
suara di lintasan kereta api Lempuyangan.
Sosialisasi tersebut merupakan antisipasi dari kasus kecelakaan yang mungkin
menimpa pengguna jalan ketika berada di lintasan kereta api. Dari pantauan GudegNet,
beberapa pengendara di Jogja memang ada yang kurang disiplin sewaktu berada di
lintasan kereta api yang telah dalam keadaan tertutup. Dengan alasan waktu, mereka
menantang bahaya dengan menerobos palang lintasan kereta api yang telah tertutup.
Sistem peringatan tersebut diharapkan mampu memberikan pembelajaran tentang disiplin
dalam mendahulukan kereta api yang sedang lewat sesuai dengan Undang-undang No
13 tahun 1992 tentang perkereta-apian serta meningkatkan keselamatan pengguna
jalan dari sisi pengguna jalan itu sendiri.
"Rekaman tersebut hanya sebagai sosialisai keamaman bagi pengguna jalan yang
sedang melintasi jalur lintasan kereta api. Jika ada kereta api yang sedang melintas,
diharapkan pengguna jalan memberikan kesempatan bagi kereta sekaligus mengamankan
diri mereka sendiri ketika sedang berada pada jalur lintasan kereta api," ungkap
Ponco, kasie Sinyal Kereta Api Daerah Operasional (Daop) VI Yogyakarta.
Langkah aktif PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daop) VI Yogyakarta
tersebut akan lebih baik jika alat tersebut ditempatkan pada setiap pintu lintasan
kereta api di Yogyakarta dan bukan hanya di sekitar stasiun Lempuyangan Yogyakarta
saja mengingat banyaknya pintu lintasan kereta api yang ada di Yogyakarta. Dengan
alat tersebut, tugas dan peran penjaga pintu lintasan kereta api juga diharapkan
akan lebih optimal.



Kirim Komentar