Melanjutkan acara Midnite Critic yang telah berlangsung semenjak kemarin (30/07), tadi malam di KINOKI yang bertempat di Jl. Suroto No. 20 Kotabaru Yogyakarta, tadi malam kembali dilangsungkan acara yang serupa.
Acara yang dimoderatori oleh Elida Tamalagi ini dimulai sekitar pukul 23:00 WIB, agak mundur beberapa menit dari jadwal yang direncanakan.
Pada kesempatan ini, diadakan pemutaran film karya dua orang pembuat film yaitu Wimo A. Bayang dengan karyanya Once Upon A Time in Malang (Jongos) dan Boss, serta karya Bambang Ipung yang berjudul Sial!, Voice Over, dan As U Wish.
Walaupun visualisasi dan intensi Wimo dalam film Once Upon A Time in Malang (Jongos) dan Boss agak sukar dipahami oleh para peserta diskusi, akan tetapi pembuatan film tersebut di dasari oleh latar belakang sejarah lokasi bangunan yang dijadikan tempat pembuatan film tersebut.
Sementara film-film karya Bambang Ipung, tadi malam cukup banyak menarik perhatian peserta diskusi karena -menurut salah seorang peserta diskusi- film-film tersebut berada di gray area antara video art dan film pendek 1 menit-an.
Namun menurut Bambang Ipung sendiri, film-film karyanya tersebut tidak masuk ke dalam video art karena sebenarnya film-filmnya itu memiliki jalan cerita dan dapat bertutur seperti layaknya film-film lain umumnya. Akan tetapi cara bertuturnya dibuat agak berbeda, alih-alih memakai kata-kata yang lugas, ia lebih memilih bertutur dengan menggunakan simbol-simbol misalnya rambu-rambu lalulintas, hal ini dapat dilihat dalam filmnya yang berjudul Sial!
Acara yang dihadiri sekitar 50-an peserta tersebut diakhiri pada sekitar pukul 24:00 WIB, dan akan kembali dilanjutkan nanti malam (01/08) di KINOKI pada pukul 22:30 WIB.



Kirim Komentar