Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diperingati secara
besar-besaran dan gemerlapan di kantor-kantor besar, lembaga-lembaga pemerintahan,
atau di pusat-pusat keramaian publik lainnya.
Kegiatan memeriahkan peringatan HUT RI juga ternyata tidak selalu diisi dengan acara-acara dan kegiatan-kegiatan yang bersifta meriah, riuh rendah, dan hingar bingar.
Salah satu contohnya adalah kegiatan warga RT 10 dan RT 13 yang berada di bawah RW 41 Dusun Pringwulung, Condong Catur, Sleman. Pada malam tanggal 16 Agustus 2007, warga kedua RT tersebut mengadakan acara tirakatan yang dimulai sekitar pukul 20:00 WIB.
Sekitar 150 orang yang menghadiri acara tirakatan tersebut, mereka tidak hanya berasal dari warga asli yang berdomisili di Pringwulung, akan tetapi juga nampak hadir para pemudi dan pemudi yang menempati asrama mahasiswa atau yang kos di Pringwulung.
Walaupun dilakukan di pedusunan dan jauh dari kesan formal, namun acara peringatan
kemerdekaan tersebut cukup khidmat tapi tidak membosankan. Hal ini ditunjukkan
dengan tetap bertahannya warga dalam mengikuti rangkaian-rangkaian acara dari
mulai pembukaan hingga penutupan acara.
Diantara rangkaian acara yang diselenggarakan malam itu, yang cukup menarik perhatian adalah "upacara bendera", yaitu serombongan pemuda pemudi yang berasal dari warga setempat dan mahasiswa-mahasiswa pendatang, yang mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika, berbaris di panggung sambil membawa bendera merah putih.
Kemudian mereka bersama-sama warga lainnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan Mengheningkan Cipta bersama. Setelah itu, dilakukan pembacaan Teks Pancasila dan Teks Proklamasi. Akhirnya "upacara bendera" tersebut ditutup dengan menyanyikan lagu nasional Bangun Pemudi Pemuda. Acara lain yang cukup menarik adalah pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Pak Samudro sebagai ketua panitia kepada salah seorang sesepuh di RT 10 dan RT 13, sebagai tanda terima kasih dari generasi yang lebih muda terhadap generasi sebelumnya.
Secara resmi rangkaian acara tirakatan ini diakhiri sekitar pukul 22:30 WIB, namun nampak beberapa warga masih bertahan di tempat untuk melanjutkan tirakatan kemerdekaan hingga dini hari.



Kirim Komentar