Bagi Anda yang pernah bermimpi untuk belajar di luar negeri gratis, NESO (Netherland Education Support Office) Indonesia mungkin dapat membantu Anda mewujudkan mimpi tersebut untuk belajar
gratis di negeri Kincir Angin ini.
Sebanyak 19 universitas di Belanda, siang tadi (29/11) mengikuti Holland Education Fair (HEF) 2007 yang diselengarakan di Balroom hotel Melia Purosani Yogyakarta.
Dari universitas tersebut, untuk tahun akademi 2008-2009 menyediakan 1300 pilihan
program studi berbahasa Inggris yang terdiri dari 940 program gelar (bachelor dan master) dan 360 program short course berbahasa Inggris.
Universitas yang mengikuti acara tersebut sebelumnya telah menandatangani kode
etik pendidikan tinggi Belanda yang memperbolehkan merekrut mahasiswa internasional
dengan menyediakan program studi yang mayoritas telah menggunakan bahasa Inggris,
sehingga calon mahasiswa dari Indonesia tidak perlu mempelajari bahasa Belanda
terlebih dahulu untuk dapat melanjutkan studi mereka ke Belanda.
"Di samping mayoritas program studinya berbahasa Inggris, sebagaian besar masyarakat
Belanda menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, calon mahasiswa
Indonesia tidak perlu takut untuk belajar ke Belanda," jelas Direktur NESO Indonesia,
Marrik Bellen dalam acara jumpa pers siang tadi (29/11).
Acara yang hanya berlangsung sehari ini diikuti oleh 10 Universitas Klasik (bahasa
Belanda: universiteit), 6 University of Professional Education, dan 3 Institute of International Education.
"Sebagaian besar, lulusan SMU dari Indonesia mengambil program bachelor di Belanda
di University of Professional Education. Hal itu dikarenakan institusi ini membekali mahasiswa dengan ilmu terapan yang
berkaitan dengan dunia kerja sehingga lulusannya dapat siap dipakai," ungkap Marrik.
Dalam pameran ini, pengunjung pameran dapat memperoleh informasi mengenai program
beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Belanda seperti program beasiswa HSP Huygens untuk para lulusan S1 yang belum memiliki pengalaman kerja, atau StuNed dan Netherlands Fellowship Programme (NFP) untuk para profesional muda Indonesia yang berminat melanjutkan program
master, short courses dan tailor-made training di Belanda.
Sebagai organisasi non-profit yang ditunjuk resmi oleh pemerintah Belanda, NESO
(Netherland Education Support Office) telah melakukan berbagai hal untuk menangani kerjasama internasional yang berkaitan
dengan bidang pendidikan antara Indonesia dengan Belanda seperti memberikan informasi
dan konsultasi tentang program studi berbahasa Inggris di Belanda serta menawarkan
program beasiswa StuNed bagi sekitar 200 warga negara Indonesia setiap tahunnya. "NESO ingin memfasilitasi
pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di belanda dengan beasiswa,"
tambah Marrik.



Kirim Komentar