Selain memutar dan menyeleksi 13 film dokumenter karya anak negri, Festival Film
Dokumenter 2007 kali ini juga menayangkan beberapa film dokumeter karya film maker
dari Kanada.
Sebagai perwakilan dari Kedutaan Besar Kanada, Weldon Epp menyatakan terima kasih
kepada Komunitas Film Dokumenter Indonesia karena telah menghadirkan beberapa
film maker dari Kanada di ajang Festival Film Dokumenter 2007.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Komunitas Film Dokumenter Indonesia karena
telah menghadirkan beberapa film maker dari Kanada di ajang Festival Film Dokumenter
2007 kali ini," seru Weldon Epp dalam acara pembukaan Festival Film Dokumenter
2007 di Benteng Vredeburg Yogyakarta pada Senin malam (10/12).
Dalam festival ini, nantinya akan diputar tujuh film dokumenter Kanada yang sebagian
besar mengangkat isu sosial, multikultural, dan pluralisme. Tema dan seting film
tersebut mengambil cerita dari Asia dan tentunya dari Indonesia.
"Ada tujuh film yang akan diputar pada festival ini. Sebagian besar mengangkat
isu sosial, multikultural, dan pluralisme. Sedangkan tema film tersebut mengambil
cerita dari Asia dan Indonesia," tambah Weldon.
Festival ini diharapkan mampu memajukan perfilman dokumenter di Indonesia serta
mempupuk kerjasama khususnya dalam hal kebudayaan antara Indonesia dengan Kanada.
Festival Film Dokumenter (FFD) 2007 ini akan berlangsung pada 10 - 15 Desember
2007 mulai pukul 13.00 - 21.00 WIB di Benteng Vredeburg, Kinoki, dan Auditorium
Lembaga Indonesia Prancis (LIP) Yogyakarta.
Tema Multikultural, Pluralisme, dan Sosial Warnai FFD 2007




Kirim Komentar