PKL Samirono Tunggu Keputusan Pemkab Sleman

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00

Menanggapi tawaran relokasi ke tanah di sebelah barat GOR UNY (tempat pkl rak-red) dari Asek II Pemkab Sleman Sumartono pada 12 Desember 2007 lalu, PKL "Abadi" Samirono meminta waktu hingga hari Sabtu (15/12) untuk bermusyawarah dengan anggota PKL yang lain.

Setelah mengadakan pertemuan, para pedagang tetap bersikeras untuk menempati lahan tempat mereka berjualan di Jalan Kolombo. Seperti pada pernyataan awal mereka bahwa mereka menerima renovasi, namun menolak relokasi. Renovasi yang dimaksud adalah penataan taman, selokan, lahan jualan, akses pejalan kaki, parkir, alat berdagang, serta perilaku berjualan (kebersihan dan jam jualan) agar tetap menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan Jalan kolombo.

"Seperti pada pernyataan awal kami, bahwa kami menerima renovasi, namun menolak relokasi. Renovasi tersebut adalah penataan taman, selokan, lahan jualan, akses pejalan kaki, parkir, alat berdagang, serta perilaku berjualan (kebersihan dan jam jualan) agar tetap menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan Jalan kolombo," jelas Kaisan Prabowo kepada GudegNet siang tadi (18/12) di lokasi PKL Kolombo.

Menurut Kaisan, jika Pemkab Sleman menawarkan relokasi, para PKL untuk sementara harus tetap diperbolehkan untuk berdagang semula yakni di Jalan Kolombo. Masalah waktu sewa lahan, fasilitas penunjang, jaminan pinjaman, serta dilibatkannya PKL Samirono dalam proses persiapan, perencanaan, dan pelaksanaan juga harus menjadi perhatian serius dari Pemkab.

"Jika Pemkab Sleman tetap menawarkan relokasi, para PKL untuk sementara harus tetap diperbolehkan untuk berdagang semula yakni di Jalan Kolombo hingga waktu relokasi. Masalah waktu sewa lahan, fasilitas penunjang, jaminan pinjaman, serta dilibatkannya PKL Samirono dalam proses persiapan, perencanaan, dan pelaksanaan juga harus menjadi perhatian serius dari Pemkab," ujar Kaisan.

Sementara itu, Asek II Dr Sunartono MKes berjanji akan mengkaji usulan dan permintaan dari PKL. "Saya akan mempelajari dulu usulan dari PKL, saya belum bisa memutuskan,"jelasnya kemarin.

Sebagai informasi, Satpol PP Sleman melakukan penertiban terhadap PKL "Abadi" Samirono pada hari Rabu (12/12) dengan membongkar konblok tempat para PKL berjualan di sepanjang Jalan Kolombo. Hingga kini (18/12), para PKL Samirono masih menunggu kepastian nasib mereka dengan tetap berjualan di lokasi semula di Jalan Kolombo depan UNY dan RS Panti Rapih.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    IMMANUEL 94,3 FM

    IMMANUEL 94,3 FM

    Immanuel 94,3 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini