Melanjutkan pameran Bocor #3, Cemeti Art House kembali akan menggelar pameran
Bocor #4. Pameran dengan tajuk "di-Plas-tik" ini sedianya akan berlangsung pada 21 Desember - 7 Januari 2008. Pembukaannya
akan dilaksanakan pada tanggal 21 Desember pukul 19.30 WIB di Cemeti Art House atau Rumah Seni Cemeti di jl. D.I Panjaitan No. 41 Yogyakarta.
Botol-botol itu seperti menyimpan banyak cerita. Berapa banyak sih orang mengkonsumsinya?
Meminum cairan mineralnya lalu membuang botolnya. Rasanya seperti tubuh juga yang
dibuang. Ada yang botol-nya tampak butek: mungkin pernah dipakai untuk nyimpan
alkohol atau ciu, mungkin juga buat beli bensin, minyak tanah atau tiner. Ada
yang sangat kotor dan harus dicuci demi kebersihan.
Orang bilang botol plastik itu berbahaya buat lingkungan. Tapi dia ada. Dia ber-wujud.
Wujudnya menyampaikan berbagai imaji yang berubah-ubah. Saya kadang seperti memunguti
tubuh yang disia-siakan, yang jiwanya telah diambil. Saya merasa tak tahu lagi,
apa saya yang sedang mengerjakan botol-botol itu atau botol-botol itu yang sedang
mengerjakan saya. Para pemulung setiap hari juga bergaul dengan botol-botol itu
dan mendapatkan uang. Lapak-lapak juga mendapatkan uang. Dan kesenian? Kesenian
mendapatkan imaji-imajinya. Rasanya seperti piknik dalam dunia plastik. Dunia
yang mence-maskan kita, tapi kita tidak bisa berpisah dengannya." (Fitri Setyaningsih)
Pameran "di-Plas-tik" oleh Fitri Setyaningsih (Solo, 1978) ini akan menampilkan bentuk-bentuk instalasi pertunjukan, fotografi
dan video performans. Fitri dan para penarinya menjelajahi kemungkinan-kemungkinan
tubuh yang dilahirkan oleh penggunaan medium dan disiplin yang berbeda. Isu lingkungan
yang menjadi gagasan dasar pertunjukan ini dengan sendirinya telah tertransformasikan,
sehingga tidak terjebak menjadi sebuah kampanye yang penuh slogan.
Dalam pameran ini, pihak yang terlibat yakni choreographer oleh Fitri Setyaningsih;
installation oleh Fitri, Mimi, Meme, Fiki; photo & videowork oleh Afrizal
Malna; dan lighting designer oleh Tyas Sumarah.



Kirim Komentar