Dagadu Djokdja, sebuah brand dari Kota Jogja yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari
pekembangan Kota Gudeg, pada hari Rabu 9 Januari 2008 telah menginjak usia ke-14.
Dengan jargon "Kapan ke Jogja Lagi?", Dagadu Djokdja semakin menguatkan image-nya
sebagai salah satu pihak yang peduli dengan pariwisata di Jogja untuk kembali
berkembang khususnya pascagempa bumi 2006 lalu.
"Dalam usia ke-14 ini, Dagadu Djokdja mengusung jargon "Kapan ke Jogja Lagi?" dengan tujuan kembali memberikan terhadap bangkitnya pariwisata Jogja yang sempat
terpuruk akibat gempa 2006 lalu," kata direktur PT. Aseli Dagadu Djokdja (ADD)
A. Noor Arief kepada GudegNet pada acara ulang tahun Dagadu Djokdja ke-14, Rabu
(09/01) di hotel Santika Yogyakarta.
Bagi Dagadu Djokdja, selama 14 tahun, Jogja telah memberikan andil yang sangat
besar bagi perkembangan Dagadu dengan menyediakan ruang bagi Dagadu untuk hidup
dan berkembang.
"Bagi Dagadu Djokdja, Jogja telah memberikan andil yang sangat besar bagi perkembangan
Dagadu dengan menyediakan ruang bagi Dagadu untuk hidup dan berkembang," tambahnya.
Untuk mempertahankan eksistensinya, ke depan Dagadu akan tetap konsisten mengangkat
tema tentang Jogja yang senantiasa memberikan inspirasi bagi Dagadu untuk berkreasi
melalui berbagai produk yang dibuat.
"Untuk mempertahankan dan menjaga eksistensi Dagadu, ke depan Dagadu akan tetap
konsisten mengangkat tema tentang Jogja yang senantiasa memberikan inspirasi bagi
Dagadu untuk berkreasi melalui berbagai produk yang kami dibuat," pungkasnya.
Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-14 pada tanggal 6-9 Januari lalu, brand yang
memproduksi kaos oblong, cinderamata seperti topi, tas, mug dll ini melaksanakan
kerja bhakti massal membersihkan sampah di sepanjang Malioboro dan bhakti sosial
membagikan sembako kepada pengemudi becak yang diselenggarakan di UGD (Unit Gawat
Dagadu) Jalan Pakuningratan No. 15-17 Yogyakarta.
Seni & Budaya
Dagadu Konsisten Angkat Tema Jogja




Kirim Komentar