Dari perempatan Kantor Pos Besar Yogyakarta, Senin (25/02) Alun-Alun Utara Kota
Jogja nampak dipenuhi warna-warni atribut hiburan dan jajanan khas rakyat yang
membaur menjadi satu dalam Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2008.
Memasuki pintu masuk Sekaten, tidak mustahil Anda akan kebingungan menapakkan
kaki untuk melangkah ke arah mana dulu harus melangkah karena banyaknya stand
yang harus dikunjungi. Dari arah utara, stand pernak-pernik, aksesoris, makanan
ringan, baju, mainan anak hingga panggung kesenian akan sangat disayangkan jika
dilewatkan.
Pada bagian tengah area, akan dapat dengan mudah ditemui wajah-wajah ceria anak-anak
yang sedang menikmati hiburan khas Sekaten seperti kereta, rumah hantu, Tong Setan,
komedi putar dan pertunjukkan lumba-lumba yang tahun ini meramaikan Sekaten yang
dibuka pada 8 Februari 2008 ini.
Dengan biaya yang terjangkau dari Rp 4.000 - 25.000; Anda akan dapat memuaskan
putra-putri Anda dengan aneka hiburan yang ada di Sekaten. Berkeliling area Sekaten
dengan Kereta hingga melihat pertunjukkan lumba-lumba sekaligus berfoto bersama
hewan cerdas ini mungkin layak menjadi hiburan khususnya bagi yang membawa serta
anak Anda di pesta rakyat setahun sekali ini.
Yang tak asing lagi dari Sekaten adalah kembang gula, martabak, dan yang pasti
angkringan yang senantiasa menjadi tempat nongkrong mereka yang kehausan usai
berputar-putar di arena Sekaten.
Sebuah panggung kesenian, yang memang harus ada dalam setiap penyelenggaraannya,
berdiri dengan tegak di sisi barat arena Sekaten. Di panggung ini akan dipertunjukkan
pentas kesenian rakyat (seni tradisi) yang melibatkan berbagai elemen masyarakat
baik anak-anak, muda-mudi maupun dari dari kalangan dewasa dan tua.
Sekaten, sungguh sebuah pasar yang dapat dinikmati oleh rakyat kebanyakan. Berbagai
bentuk produk makanan dan barang serta hiburan rakyat kecil dapat dijumpai di
pasar rakyat yang akan digelar hingga 20 Maret 2008 ini.
Selamat berputar-putar di Sekaten...



Kirim Komentar