Derasnya arus perkembangan jaman dewasa ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi kehidupan sosial seseorang dalam bermasyarakat. Sifat egois adalah sebuah contoh sederhana yang kerap menjadi buah bibir antar tetangga dalam sebuah masyarakat di kampung.Jika dahulu dalam kehidupan bermasyarakat terasa sekali kebersamaannya yang diwujudkan dalam berbagai hal, kini salah satu modal sosial dalam masyarakat itu mulai luntur keberadaannya ditelan masa.
"Perkembangan jaman sekarang ini berdampak pada meningkatnya egoisme seseorang dalam masyarakat. Guyub yang ada di masyarakat kini sepertinya menghilang," kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kampung Pajeksan, Sosromenduran, Gedongtengen, Kota Yogyakarta (03/08).
Adanya program Babad Kampung FKY tahun ini, diharapakan dapat mengembalikan kembali modal sosial dalam masyarakat yang dapat mengguyubkan kembali masyarakat. Babad kampung yang sepenuhnya dijalankan oleh warga masyarakat kampung membutuhkan kerja keras bersama dan kegotongroyongan dalam rangka menyukseskan berbagai acara yang akan digelar selain melestarikan aspek sejarah dan kesenian yang ada.
"Babad Kampung ini adalah sebuah cara untuk meng-guyub-kan kembali masyarakat yang dapat mengembalikan modal sosial yang mulai hilang itu," kata Sultan.
Babad Kampung Pajeksan (03/08) adalah rangkaian Babad Kampung terakhir yang diadakan pada FKY XX 2008 setelah diadakan di tujuh kampunglainnya. Kegiatan ini diadakan terutama untuk menggali potensi seni budaya yang ada di tiap-tiap kampung sekaligus melestarikannya.



Kirim Komentar