Seni bukanlah sekadar suatu objek yang hanya tampak secara dari luar saja, namun sebenarnya mempunyai kandungan nilai-nilai luhur yang dimilik bangsa Indonesia yang saat ini justru kian hari kian memudar."Seni budaya bukan sekadar yang tampak secara kasat mata saja, tapi mengandung nilai-nilai luhur yang saat ini malah semakin memudar," kata Soetrisno Bachir saat membuka pameran seni lukis Beber Seni XI di ruang pameran Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Selasa (07/10).
Pada pelaksanaannya yang ke-11 tahun ini, Beber Seni diharapkan dapat semakin dihargai oleh masyarakat meski hal itu tidak mudah karena kondisi yang semakin berat.
"Meski berat, semoga Beber Seni dapat semakin dihargai masyarakat. Mengingat seni akan semakin dihargai pada masyarakat yang semakin maju," ujarnya.
Sementara itu menurut koordinator Beber Seni XI, Godod Sutejo, kegiatan pameran lukisan dan Sarasehan Budaya pada Beber Seni kali ini bersifat menghibur agar dapat diapresiasi secara mudah oleh masyarakat. Selain itu, masyarakat dapat sepenuhnya menilai karya yang dipamerkan karena kurasinya tidak dibatasi oleh kriteria apalagi untuk menggiring selera publik.
"Pameran seni lukisan ini lebih bersifat rekreatif. Kurasinya tidak didikte kriteria dan mendikte selera publik. Jadi kami memberikan hak penikmatan pada masing-masing orang,bukan kepada seniman," kata Godod.
Pameran yang diselenggarakan oleh Mahdot Pekerja Seni, Komunitas Masyarakat Baru bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Disparsenibud) Kota Yogyakarta dan Taman Budaya Yogyakarta (TBY) ini akan berlangsung hingga 13 Oktober 2008.
Sebanyak 26 perupa turut dalam pameran ini dengan menggelar 98 lukisan dengan tema beragam. Selain pameran seni lukis, Beber Seni Xi juga diisi dengan sarasehan budaya dengan tema "Membangun Peradaban Baru Indonesia" dengan menampilkan Soetrisno Bachir, Prof. Dr. Suminto A Sayuti, dan Djaduk Ferianto.



Kirim Komentar