Berdasarkan hasil analisis data pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, status aktivitas Gunungapi Merapi dinyatakan "SIAGA", terhitung mulai tanggal 12 Juli 2006 pkl. 10.00 WIB.
Berdasarkan pengamatan visual tanggal 31 Juli 2006, keadaan cuaca puncak G. Merapi pada pagi dan malam hari cerah, sedangkan siang dan sore hari berkabut. Asap solfatara berwarna putih tipis tekanan lemah, dengan tinggi asap maksimum 400 m, teramati dari Pos Babadan pukul 05.15 WIB.
Guguran lava pijar teramati sebanyak 61 kali ke hulu K. Gendol dengan jarak luncur maksimum 2.5 km, 1 kali ke K. Senowo dengan jarak luncur 1.5 km. Awan panas tidak terjadi. Pada pkl. 00.00 s.d. 24.00, tercatat gempa guguran 219 kali, gempa tektonik 4 kali dan gempa MP 4 kali. Gempa vulkanik, dan awan panas tidak terjadi.
Berdasarkan pengamatan visual pada tanggal 1 Agustus 2006 pkl. 00.00 s.d.06.00, cuaca puncak G. Merapi pada pagi hari cerah. Asap solfatara bewarna putih tipis tekanan lemah, dengan tinggi asap maksimum 15 m teramati dari Pos Selo pukul 05.55 WIB. Guguran lava pijar teramati sebanyak 14 kali masuk ke hulu K. Gendol, dengan jarak luncur maksimum 1 km. Awan panas tidak terjadi.
Hasil rekaman seismograf tercatat gempa guguran sebanyak 56 kali, gempa LF 1 kali dan gempa tektonik 1 kali. Sedangkan gempa vulkanik, gempa MP dan awan panas tidak terjadi. Secara umum kegempaan hanya didominasi oleh guguran lava. Guguran lava yang terjadi masih pijar, energi guguran cenderung menurun.
Sehubungan dengan status SIAGA, maka direkomendasikan agar wilayah di sepanjang alur K. Gendol, K. Boyong, K. Krasak, dan K. Sat dalam radius sampai dengan 6 km dari G. Merapi di dalam jarak 300 meter dari tebing alur sungai tersebut di atas tetap dikosongkan karena masih berpotensi terancam awanpanas; agar menghentikan semua kegiatan masyarakat (penambangan pasir, bertani, berkebun, beternak, pendakian ke puncak, dan sebagainya), di dalam dan di sekitar alur sungai yang berhulu di G. Merapi dalam radius 6 km.



Kirim Komentar