Sosial Ekonomi

Aktivitas Merapi Hingga 6 Juli

Oleh : Donum Theo / Senin, 00 0000 00:00

Berdasarkan hasil analisis data pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, status aktivitas Gunung Merapi masih dinyatakan AWAS khusus untuk sektor Gendol sampai dengan 8 KM dari puncak Merapi. Aktivitas Gunungapi Merapi masih tetap dalam status AWAS karena masih terdapat potensi terjadinya awan panas akibat aktivitas magmatis di permukaan/puncak. Namun, secara umum aktivitas vulkanik Gunung Merapi cenderung menurun.

Dari pengamatan visual tanggal 5 Juli 2006, keadaan cuaca puncak Gunung Merapi pada pagi, siang, sore, dan malam hari umumnya berkabut. Asap solfatara berwarna putih tipis dengan tekanan lemah, tinggi asap 1200 m, diukur dari Pos Jrakah pada pukul 08.10 WIB. Guguran lava teramati dari Kaliurang sebanyak 67 kali mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 1 KM, dan 3 kali mengarah ke hulu Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2 KM. Pada pukul 00.00 s.d. 24.00 WIB, tercatat gempa guguran 249 kali, gempa tektonik 6 kali, gempa MP 1 kali dan gempa awan panas 5 kali, sedangkan gempa vulkanik tidak terjadi.

Berdasarkan pengamatan visual pada tanggal 6 Juli 2006 pukul 00.00 s.d. 18.00, cuaca puncak Merapi sejak pagi hingga sore hari umumnya berkabut. Asap solfatara berwarna putih tipis dengan tekanan lemah, tinggi asap 350 m, teramati dari Pos Jrakah. Guguran lava dan awan panas tidak teramati karena cuaca berkabut. Hasil rekaman seismograf tercatat gempa guguran 158 kali, gempa MP 4 kali gempa tektonik 9 kali, dan gempa awan panas 3 kali, sedangkan gempa vulkanik tidak terjadi.

Sehubungan dengan status AWAS, direkomendasikan: agar wilayah di sepanjang alur Kali Krasak / Bebeng, Bedog, Boyong, dan Gendol dalam radius 8 KM dari puncak Merapi dalam jarak 300 m dari tebing alur sungai tersebut di atas tetap dikosongkan karena masih berpotensi terancam awan panas; agar menghentikan semua kegiatan masyarakat (penambangan pasir, bertani, berkebun, beternak, pendakian ke puncak, dan sebagainya), di dalam dan di sekitar alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam radius 8 KM.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini