Sosial Ekonomi

Perkembangan Aktivitas Gunung Merapi 30 Juni

Oleh : Donum Theo / Senin, 00 0000 00:00

Secara umum aktivitas vulkanik G. Merapi masih fluktuatif dalam tren menurun. Guguran lava pijar dan awan panas masih terjadi, namun frekuensi kejadian dan jarak luncurnya relatif menurun. Berdasarkan hasil analisis data pemantauan BPPTK Yogyakarta, status aktivitas Gunung Merapi masih dinyatakan AWAS khusus untuk sektor Gendol sampai dengan 8 km dari puncak Merapi, terhitung mulai tanggal 14 Juni 2006 pkl. 14.00 WIB. Aktivitas Gunungapi Merapi masih tetap dalam status AWAS karena masih terdapat potensi terjadinya awan panas akibat aktivitas magmatis di permukaan/puncak.

Berdasarkan pengamatan visual tanggal 29 Juni 2006, keadaan cuaca puncak pada pagi dan malam hari cerah. Asap solfatara berwarna putih tebal dengan tekanan sedang, tinggi asap 700 m teramati dari Pos Babadan pada pukul 09.00 WIB. Guguran lava pijar teramati dari Pos Kaliurang 29 kali menuju ke hulu Kali Krasak dengan jarak luncur 2,5 KM dan 195 kali ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 1 KM. Sementara awan panas teramati 3 kali menuju hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 2 KM.

Pada tanggal 29 Juni 2006 pukul 00.00 s.d. 24.00 WIB, tercatat gempa MP 11 kali, gempa guguran 290 kali, awan panas 15 kali dan gempa tektonik 12 kali, sedangkan gempa dangkal (VTB) tidak terjadi.

Berdasarkan pengamatan visual pada tanggal 30 Juni 2006 pukul 00.00 s.d. 06.00, keadaan cuaca puncak pada pagi hari cerah. Asap solfatara berwarna putih sedang dengan tekanan lemah, tinggi asap 500 m, teramati dari Pos Ngepos pada pukul 05.44 WIB. Guguran lava pijar teramati dari Pos Kaliurang 1 kali menuju ke hulu Kali Krasak dengan jarak luncur 2 KM, dan 59 kali ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 1 KM. Awan panas teramati 2 kali menuju ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 3 KM.

Hasil rekaman seismograf tercatat gempa guguran 74 kali, gempa tektonik 3 kali, dan awan panas 9 kali, sedangkan gempa vulkanik dan multi phase tidak terjadi.

Sehubungan dengan status Awas, direkomendasikan agar wilayah di sepanjang alur Kali Krasak / Bebeng, Bedog, Boyong, dan Gendol dalam radius 8 KM dari puncak Gunung Merapi dalam jarak 300 m dari tebing alur sungai tersebut di atas tetap dikosongkan karena masih berpotensi terancam awan panas; agar menghentikan semua kegiatan masyarakat (penambangan pasir, bertani, berkebun, beternak, pendakian ke puncak, dan sebagainya), di dalam dan di sekitar alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam radius 8 KM.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM



    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini