Dari laporan data pola penyakit pasien yang ditangani di pos kesehatan di wilayah Pakem, Cangkringan, dan Turi, kasus penyakit tertinggi masih Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebanyak 53 kasus. Kemudian kasus lain yang muncul seperti Hipotensi 15 kasus, Myalgia 12 kasus, Conjungtivitis atau radang tenggorokan 10 kasus, Urticaria atau alergi 8 kasus, dan lain sebagainya.
Kasus ISPA sendiri banyak diperkirakan karena semakin derasnya guyuran hujan abu dari puncak Merapi yang beberapa hari yang lalu telah menelan 2 korban jiwa. Hujan abu terjadi selama beberapa hari di berbagai daerah seperti Magelang, Klaten dan seputaran lereng Merapi.
Namun hasil diagnosa petugas kesehatan juga mengatakan bahwa kasus ISPA dapat terjadi karena terjadinya perubahan cuaca yang tiba-tiba. Orang Jawa bilang "salah mongso". Suhu udara pun sekarang cenderung turun dengan cepat dan kualitas udara memang tidak begitu baik akibat dari abu dan bau belerang yang tinggi.
Kasus penyakit lain yang terjadi adalah hipertensi, dermatitis, febris, trauma, diare, pharingitis, gastritis, GEA, stomatitis, vulnus, caries gigi, vomitus, emesis, sesak napas, DM, dan lainnya.



Kirim Komentar