Tanggal 04 Juni 2006
Berdasarkan pengamatan visual, keadaan asap solfatara berwarna putih tebal dengan
tekanan sedang, tinggi asap maksimum 900 meter teramati dari Pos Ngepos. Cuaca
di sekitar puncak cerah pada pagi, sedang siang sore dan malam hari berkabut dan
mendung.
Dari Pos Kaliurang teramati 138 kali guguran lava pijar mengarah ke hulu Kali Krasak dan sebagaian ke hulu Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 2 kilometer dan 69 kali mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 4 kilometer.
Awan panas yang teramati secara visual sebanyak 118 kali. Awqan panas secara beruntun terjadi sejak pukul 18.03 WIB berlangsung hingga pagi harinya. Bersamaan dengan awan panas tersebut, terdengar suara gemuruh hingga pos Kaliurang yang berjarak 7 kilometer dari puncak Merapi. Awan panas dominan ke Kali Gendol dengan jarak luncur maksimal 4 kilometer.
Tanggal 05 Juni 2006 (00.00-06.00)
Keadaan asap solfatara berwarna putih tebal tekanan lemah, tinggi 400 meter teramati
dari Pos Jrakah. Awan panas teramati dari Pos Kaliurang terjadi 4 kali ke arah
hulu kali Gendol dengan jarak luncurnya maksimum 3 kilometer. Sementara guguran
lava pijar teramati 15 kali menuju hulu kali Krasak dengan jarak luncur maksimum
2 kilometer, dan 21 ke arah hulu kali Gendol dengan jarak luncur 1 kilometer.
Awan panas masih berlanjut mencapai jumlah 73 kali dengan jarak luncur maksimal
4 kilometer, dominan ke kali Gendol.
Rekaman seismograf mencatat sebanyak gempa guguran 115 kali, gempa MP 4 kali dan awan panas 73 kali serta gempa tektonik 8 kali.



Kirim Komentar