Kawasan Wisata Kaliurang hingga hari ini, Selasa (23/05), masih ditutup aksesnya bagi wisatawan dan masyarakat umum, kecuali warga setempat yang menjaga rumah atau merawat ternak. Berdasarkan pengamatan GudegNet, pintu gerbang Kaliurang dijaga oleh beberapa aparat kepolisian yang menghalangi masuknya wisatawan dan juga kalangan wartawan.
Namun penutupan akses tersebut dilakukan selama status aktivitas Gunung Merapi
masih dinyatakan AWAS oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian
(BPPTK) Yogyakarta. Apabila status telah kembali turun menjadi SIAGA, sistem buka
tutup akan diberlakukan untuk Kawasan Wisata Kaliurang oleh Pemerintah Daerah
Sleman.
Pada status SIAGA yang lalu, wilayah Kaliurang Timur, yaitu kawasan wisata Tlogo
Putri dan sekitarnya masih dibuka aksesnya untuk wisatawan dan masyarakat umum.
Untuk sementara ini, walaupun aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun dan BPPTK sudah tidak menganjurkan untuk dilakukan evakuasi penduduk sekitar lereng Merapi, wilayah di sepanjang alur Kali Krasak, Bedog, Boyong, dan Gendol dalam radium 7 kilometer dari puncak Merapi, dalam jarak 300 meter dari tebing alur sungai-sungai tersebut, tetap dikosongkan karena potensial terancam awan panas.



Kirim Komentar