Gunung Merapi tampak lengang Kamis (18/05) siang itu. Akan tetapi puncaknya yang masih tertutup kabut meninggalkan tanda tanya besar bagi para pengamat aktivitas gunung, petugas penanggulangan bencana, kalangan media, dan tentu saja para pengungsi. Namun kelengangan itu tak nampak di gedung kantor kecamatan lama Pakem yang pagi itu kembali sibuk dengan kunjungan-kunjungan pejabat dan instansi.
Ketua DPR Agung Laksono dan Ketua DPD Ginanjar Kartasasmita sebagai perwakilan dari DPR dan DPD melakukan kunjungan ke posko utama, barak-barak pengungsian di Pakem, dan sekitarnya. Kemudian disusul, pada pukul 10.45 WIB, oleh Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar yang didampingi Direksi Indosat, sambil memberikan bantuan sumbangan logistik, sarana pendidikan, dan komunikasi.
Setelah siang hari tiba, gedung itu kembali lengang seperti pucak Gunung Merapi. Namun berdasarkan hasil analisis data pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, status aktivitas Gunung Merapi masih dinyatakan AWAS. Dilaporkan gempa fase banyak terjadi 11 kali, gempa guguran 44 kali, dan awan panas 7 kali dengan jarak luncur maksimum 1.5 kilometer.



Kirim Komentar