Aktivitas munculnya awan panas dari puncak Gunung Merapi semakin meningkat per hari Senin (15/05). Terhitung 16 kali luncuran awan panas dengan arah utama hulu Kali Krasak, Kali Boyong, dan sebagian menuju ke Kali Gendol. Awan panas terbesar terjadi pada pukul 05.55 WIB dengan jarak luncur maksimum 4 km menuju arah hulu Kali Krasak, berdasarkan data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta.
Awan panas dikategorikan berdasarkan jarak luncuran dari puncak gunung. Awan panas kecil memiliki jangkauan luncuran maksimum 2 kilometer. Untuk ukuran sedang, jangkauannya meliputi 2-4 kilometer. Yang terjadi pada pagi hari ini, adalah awan panas besar dengan jarak luncuran mencapai 4-6 kilometer yang mengarah ke hulu Kali Krasak. Kategori terakhir adalah awan panas sangat besar dengan jangkauan lebih dari 6 kilometer.
Awan panas tersebut mengandung asam solfatar yang berjarak kurang lebih 100 meter dari permukaan tanah. Data terakhir dari BPPTK Yogyakarta menunjukkan bahwa arah awan panas cenderung menuju ke Barat dan Barat Daya. Akan tetapi, arah awan panas ini tergantung pada luncuran lava pijar yang sementara ini mengarah ke barat dan barat daya.



Kirim Komentar