Proses pendataan korban gempa bumi berkekuatan 5,9 SK di DIY & Jateng, khususnya di Kabupaten Bantul, baik korban fisik maupun hayati, masih terus diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Bantul, sesuai dengan pernyataan Bupati Bantul Idham Samawi melalui press release 25 Juni yang lalu. Hal ini berkaitan erat dengan pembagian bantuan living cost sebesar Rp 90.000,- per jiwa dan beras 10 kg per jiwa selama satu bulan.
Namun dari rekap data korban fisik dan hayati yang diterima GudegNet dari MediaCenter Bantul tidak menunjukkan adanya perubahan statistik yang berarti sejak tanggal 7 Juni 2006. Sedangkan rekap data bantuan living cost belum tersedia.
Misalnya di Kecamatan Jetis yang memiliki empat kelurahan, yaitu Patalan, Sumberagung, Canden, dan Tirtomulyo, jumlah korban meninggal sejumlah 830 jiwa dari total penduduk yang mengungsi 50.980 jiwa. Sementara unit rumah penduduk yang rata tanah sebanyak 11.356 unit bangunan, rusak berat 2.610 unit bangunan, dan rusak ringan 664 unit bangunan.
Kemudian di Kecamatan Bambanglipuro, tercatat total korban meninggal sejumlah 607 jiwa dari tiga kelurahan, yaitu Sidomulyo, Mulyodadi, dan Sumbermulyo. Penduduk yang mengungsi sejumlah 37.028 jiwa. Unit rumah penduduk yang mengalami rusak total (rata tanah) sebanyak 6.587 unit bangunan, rusak berat 2.732, dan rusak ringan 816 unit bangunan.
Tabel selengkapnya per Kecamatan dan Kelurahan disediakan dalam bentuk PDF, dan dapat di-download DI SINI.
Total korban fisik dan hayati di Kabupaten Bantul adalah sebagai berikut: korban meninggal 4.143 jiwa, pengungsi 779.287 jiwa, rumah penduduk yang rusak total 71.763 unit, rusak berat 71.372 unit, dan rusak berat 66.359 unit bangunan.



Kirim Komentar