Hingga hari Senin (26/06) pukul 12.30 WIB, dari Media Center Bakornas, tercatat 4.715 jiwa yang meninggal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akibat gempa tektonik 27 Mei 2006 yang lalu. Dari angka tersebut, sejumlah 4.143 korban jiwa berasal dari Kabupaten Bantul, dan lainnya Sleman 246 jiwa, Jogja 218 jiwa, Kulon Progo 24 jiwa, dan Gunung Kidul 84 jiwa.
Diketahui sebelumnya terdapat 1.544.466 jiwa yang tinggal di DIY. Di Bantul sendiri terdapat 779.287 jiwa dari 223.117 KK, Sleman 365.038 jiwa dari 95.865 KK, Jogja 145.796 jiwa dari 29.916 KK, Kulon Progo 78.926 jiwa dari 20.112 KK, dan Gunung Kidul 175.419 jiwa dari 42.606 KK.
Korban luka berat di DIY tercatat sejumlah 19.386 jiwa. Di Bantul terdapat 8.673 jiwa mengalami luka berat, Sleman 678 jiwa, Jogja 245 jiwa, Kulon Progo 282 jiwa, dan Gunung Kidul sejumlah 1.086 korban luka berat. Sedangkan yang mengalami luka ringan, di Bantul 3.353 jiwa, Sleman 3.099 jiwa, Jogja 73 jiwa, Kulon Progo 1.897 jiwa, sedangkan dari Gunung Kidul belum tersedia datanya.
Sementara itu data kerusakan rumah penduduk menunjukkan peningkatan dari sisi kuantitas. Di Bantul tercatat sejumlah 71.763 unit bangunan roboh, di Sleman 19.113 unit bangunan, di Jogja 6.085 unit, di Kulon Progo sejumlah 4.685 unit rumah, dan di Gunung Kidul 7.454 unit. Total jumlah rumah roboh di DIY mencapai 109.100 unit bangunan dan yang mengalami rusak berat-ringan sejumlah 298.918 unit bangunan.



Kirim Komentar