Data sementara korban bencana gempa tektonik hingga Jumat (23/06) sore (15.00 WIB) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk korban meninggal sejumlah 4.715 jiwa dengan jumlah terbanyak berasal dari Kabupaten Bantul, yaitu 4.143 korban jiwa. Sedangkan korban jiwa di Kabupaten Sleman 246 jiwa, di Kodya Jogja 218 jiwa, Gunung Kidul 84 jiwa, dan Kulon Progo 24 jiwa.
Sedangkan korban luka-luka, yang tergolong luka berat total sejumlah 19.386 jiwa dengan jumlah terbanyak di Kab. Bantul yaitu 8.673 jiwa, dan di Kab. Gunung Kidul terdapat 1.086 korban luka berat. Selain itu kerusakan rumah penduduk yang tergolong rusak berat atau roboh total sejumlah 103.829 unit bangunan dan kondisi terparah tetap di Bantul dengan 71.763 unit bangunan roboh.
Rumah penduduk yang dikategorikan rusak sedang ada 126.440 unit bangunan. Dan yang rusak ringan ada 172.674 unit bangunan. Jumlah terbanyak untuk kategori rusak sedang masih di Bantul dengan 71.763 unit bangunan dan rusak ringan sejumlah 73.669 unit bangunan. Namun data ini dikhawatirkan masih dapat berubah menjadi kategori rusak berat karena problematika dana bantuan pembangunan rumah yang dijanjikan oleh pemerintah, yaitu untuk rusak berat 30 juta rupiah, rusak sedang 20 juta, dan rusak ringan 10 juta. Ada indikasi masyarakat berusaha merobohkan unit bangunan rumah sendiri.



Kirim Komentar