Pendataan tentang kerusakan unit-unit bangunan sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan lebih dari 1.400 unit bangunan yang rusak. Bangunan sekolah yang terdata adalah SLB, TK, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MS, SMK, dan Perguruan Tinggi. Setiap Kabupaten dan Kotamadya telah tersedia datanya. Kerusakan tersebut dikategorikan dalam kategori hancur, berat, dan rusak.
Kotamadya Yogyakarta sendiri untuk SLB mengalami kerusakan 4 unit, TK 11 unit, SD 114 unit, SMP 9 unit, SMA 4 unit, SMK 7 unit, dan PT 9 unit. Kabupaten Sleman mendapati kerusakan bangunan sekolah SLB 3 unit, TK 28 unit, SD 303 unit, SMP 16 unit, SMA 13 unit, SMK 23 unit, dan PT tidak ada laporan.
Dari Kabupaten Bantul dilaporkan kerusakan bangunan sekolah SLB 8 unit, TK tidak
ada laporan, SD 472 unit, SMP 107 unit, SMA 43 unit, SMK 32 unit, dan PT tidak
ada data. Kabupaten Gunung Kidul mencatat ada SLB 1 unit, TK 4 unit, SD 96 unit,
SMP 49 unit, SMA 10 unit, SMK 18 unit, dan PT 2 unit.
Dan dari Kabupaten Kulon Progo dilaporkan kerusakan bangunan SLB 2 unit, TK 1
unit, SD 66 unit, SMP 10 unit, SMA 2 unit, SMK 3 unit, dan PT tidak ada laporan.
Total kerusakan bangunan sekolah di seluruh DIY adalah 1470 unit bangunan dengan perincian sebagai berikut: SLB 18 unit, TK 44 unit, SD 1051 unit, SMP 191 unit, SMA 72 unit, SMK 83 unit, dan PT 11 unit.



Kirim Komentar