Kesibukan di pasar Demangan telah mulai terlihat sejak empat hari pasca gempa Jogja. Barang kebutuhan pokok langsung habis seketika saat masyarakat tahu bahwa pasar ini telah buka dan menyerbu mereka langsung menyerbu pasar ini. Habisnya persediaan barang kebutuhan pokok seperti sayur-sayuran dan mie instant membuat para pedagang bingung ke mana mereka harus mencari persediaan. Praktis di daerah DIY barang kebutuhan tersebut susah di cari.
Namun hingga hari ini, ketika GudegNet berkunjung ke lokasi, aktivitas pasar terlihat normal. Barang-barang kebutuhan pokok dapat dijumpai dengan mudah. Pembeli pun tidak kesulitan medapatkan barang yang mereka cari.
Ketika salah seorang pedagang ditanya, mereka memaparkan keadaan setelah gempa. Tanpa memikirkan barang dagangannya, mereka langsung lari pontang-panting menuju ke luar pasar untuk menyelamatkan diri.
"Waktu itu saya kira ada pesawat yang jatuh, tapi tanahnya kok bergetar hingga saya tidak dapat berlari dengan normal. Saya sempat jatuh ketika hendak ke luar pasar hingga akhirnya berhasil sampai di luar, tegas Rubiyem (39 thn) kepada GudegNet.
Meski masih sedikit takut, dari hari kemarin pedagang yang berasal dari daerah Demangan ini telah memutuskan untuk berjualan kembali demi tercukupinya kebutuhan keluarganya yang juga menjadi korban gempa Jogja. Rumahnya mengalami keretakan pada bagian temboknya, meskipun hanya sebagian kecil.



Kirim Komentar