Seni & Budaya

Shanti Ratri Warnai Perayaan Nyepi 2009

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00

Panitia Perayaan Nyepi 2009 Propinsi DIY bekerjasama dengan Aliansi Jogjakarta untuk Indonesia Damai (AJI Damai) akan menggelar Shanti Ratri atau malam damai pada Sabtu, 21 Maret 2009 pukul 18.30 WIB di Candi Prambanan Yogyakarta.

Kegiatan yang bertemakan "Persaudaraan dalam Perbedaan menuju Perdamaian" tersebut dilatar belakangi oleh situasi dan kondisi bangsa Indonesia saat ini yang sedang mempersiapkan diri menghadapi pesta demokrasi pada 9 April 2009 mendatang.

"Setiap tahun, perayaan Nyepi bersifat horizontal. Tahun ini akan lebih vertikal karena kami merasa hubungan antar manusia sangat rapuh. Selain itu, Shanti Ratri kami gelar sehubungan dengan pemilu yang akan diselenggarakan tahun ini," kata Ketua Umum Perayaan Nyepi Tahun Saka Propinsi DIY Anak Agung Suryahadi di Pura Jagatnatha Banguntapan Bantul Yogyakarta, Kamis (19/03).

Kegiatan Shanti Ratri ini rencananya akan terdiri dari renungan dan dialog serta doa perdamaian yang akan dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas agama seperti Prof. Dr. Machasin, Dr. Hamim Ilyas, Romo Saryanto (Wakil Uskup di DIY), Pendeta Dr. Budyanto (Rektor UKDW), dan Ida Bagus Agung (Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia DIY).

Selain renungan dan dialog, kegiatan dilanjutkan dengan doa perdamaian yang akan dipimpin oleh pemuka agama. Usai doa perdamaian, obor perdamaian akan dinyalakan sebagai simbol persaudaraan dan perdamaian yang harus terus dipertahankan dan diikrarkan oleh seluruh bangsa Indonesia.

"Nyepi kali ini benar-benar akan menyuarakan pesan perdamaian bagi semua. Obor perdamaian akan dinyalakan oleh masing-masing perwakilan umat," kata Koordinator AJI DAMAI Muhammad Subkhi Ridho.

Obor perdamaian tersebut nantinya akan menjadi "suluh" atau cahaya bagi peserta yang hadir dalam "lampah perdamaian" mengelilingi Candi Prambanan sebanyak tiga kali menurut ritual Pradaksina (dari timur ke selatan) yang bermakna janji menuju perdamaian sejati.

Selanjutnya, kegiatan akan dilanjutkan dengan meditasi perdamaian bersama dengan memohon kepada Tuhan YME sesuai dengan cara masing-masing umat. Meditasi yang akan dipimpin oleh Made Suambara dari Taman Hati Bali ini sebagai media untuk meneguhkan komitmen membangun kesadaran baru dalam menyambut tahun baru Saka 1931.

Esensi Nyepi sesungguhnya adalah harmoni. Bagaimana manusia membangun hubungan dengan alam dan sesama yang merupakan konsep agama Hindu yakni keseimbangan. Pada perayaan Nyepi tahun ini, esensi tersebut dicoba untuk disuarakan melalui simbo-simbol sebagai pesan damai khususnya pada pelaksanaan pemilu 2009.   

Kegiatan perayaan Nyepi tahun Saka 1931 ini direncanakan akan dihadiri oleh puluhan ribu umat Hindu di DIY dan sekitarnya. Dari DIY sendiri tercatat sekitar 16.000 umat Hindu. Selain dari umat hindu, perayaan Nyepi juga akan diramaikan oleh sekitar 100 seniman lintas agama yang akan menggelar Happening Art pada pagi harinya.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini