Penggemar sate domba di Jogja pantas bersuka cita. Betapa tidak, gerai kelima Sate Domba Africa di Nusantara baru saja resmi dibuka sejak Sabtu (04/04) lalu di Jl. Affandi Yogyakarta. Dengan tempat yang cukup mungil tempat makan yang mampu menampung sekitar 30 orang ini siap memuaskan selera makan pecinta daging domba. Tak hanya sate, tempat makan ini juga menyediakan sup dan nasi goreng domba.
Bagi pembeli yang baru kali pertama berkunjung ke tempat ini, jangan kaget jika sate yang dihidangkan tidak dalam bentuk sate tusuk seperti halnya sate kambing dan sate ayam di tempat makan lain.
Sate Domba Afrika dihidangkan dalam bentuk irisan daging domba dicampur dengan irisan bawang bombay. Sebelumnya, daging domba pilihan diasapi selama 30 menit kemudian dicampur bumbu dengan menggunakan dandang selama 90 menit dan baru di bakar selama 15 menit.
"Untuk menghasilkan daging domba yang sempurna butuh waktu lama dalam berbagai tahapan yaitu diasapi, dicampur bumbu dalam dandang, baru dibakar selama 15 menit," kata pemilik restoran Sate Domba Africa Anas Syahrul Alimi kepada GudegNet.
Yang cukup menarik dalam proses memasaknya adalah ketika sang koki menggoyang-goyangkan dandang berisi daging dan campuran rempah-rempah yang nantinya akan menciptakan cita rasa khas dari Sate Domba Afrika ini.
"Waktu memasak ada ritual goyang Afrika untuk mencampur dan meratakan daging domba yang telah diasapi dengan racikan bumbu," katanya.
Cara menyantap satenya pun berbeda. Kecap, sambal dan mayonaise adalah tiga pendamping sate yang tidak boleh dilewatkan. Perpaduan tiga unsur tersebut semakin menciptakan cita rasa khas dari sate yang rendah kolesterol ini."Kecap, sambal dan mayonaise adalah tiga unsur wajib dalam menyantap sate domba," ujarnya.
Ketika mengunyah daging sate domba, serat halus dan racikan bumbu yang sempurnya akan langsung dapat dirasakan oleh indra kecap kita. Empuknya daging domba dan irisan bawang bombay ternyata mampu menciptakan rasa yang sempurna.
Jika ingin menikmati pengalaman yang lebih. Semangkuk sup domba Africa dijamin akan semakin melengkapi pengalaman kuliner Anda. Daging domba yang empuk serta irisan kentang dan kaldu nan sedap akan membawa Anda menuju kesempurnaan menyantap sate domba.
"Untuk lebih lengkap, sup domba yang gurih harus disertakan saat menyantap sate domba. Dijamin akan puas," tambanya.
Untuk mendapatkan daging domba yang bagus, saat ini pemilik restoran Sate Domba Africa masih harus mendatangkannya dari Garut, Jawa Barat. Setiap harinya, tiga ekor domba harus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.
"Harapan saya nanti akan ada pasar khusus domba dan pisang tanduk di Jogja. Saat ini kami masih harus mendatangkannya dari luar kota," harapnya.
Anas menambahkan, mulai 7 April, menu Sate Domba Africa akan dilengkapi dengan pisang goreng. Untuk di Indonesia, pisang tanduk adalah jenis yang paling tepat digunakan untuk menemani sate domba.
"Jangan heran, di tempat asalnya sana di Afika, konon makanan ini disantap dengan pisang. Jadi kami akan menyediakannya sebagai alternatif bagi pembeli," tandasnya.
Sate Domba Africa semakin melengkapi peta kuliner Jogja. Dengan kisaran Rp 50 ribuan, Anda akan mendapatkan satu porsi Sate Domba Africa dan semangkuk Sup Domba yang cukup disantap untuk berdua, karena porsinya memang cukup besar jika untuk satu orang.



Kirim Komentar