Menjelang pemungutan suara besok (09/04), Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerukan kepada masyarakat DIY untuk mengikuti proses pemilu dengan bijak, cermat, dan damai.
"Saya himbau masyarakat untuk tidak Golput. Untuk para saksi, agar lebih cermat dan menghindari prasangka. Dan bagi KPPS agar berhati-hati dalam memberikan informasi pencontrengan," kata Sultan kemarin di Kepatihan.
Selain itu, Sultan juga menghimbau agar partai politik tetap menjaga suasana kondusif untu mempertahankan stabilitas politik selama proses pemungutan suara hingga proses penghitungan suara.
"Kalau memang ada hal-hal yang kurang berkenan agar ditempuh cara yang sesuai dengan ketentuan Undang-undang yang ada," katanya.
Sementara itu mengenai hasil pemilu yang didapatkan nanti, Sultan meminta agar seluruh partai dan caleg yang turut dalam pemilu dapat menerima apapun hasil yang diperoleh melalui proses yang demokratis tersebut.
"Bagi yang kalah, legowo itu otomatis. Di TPS kan ada saksi. Untuk yang menang jangan sombong. Karena itu adalah amanah yang harus mereka penuhi untuk mengabdi," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Sultan juga masih menghimbau kepada KPU untuk memberikan tambahan dua bilik suara untuk masing-masing TPS di DIY agar proses pemungutan suara lebih cepat selesai dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.
"Saya himbau masyarakat untuk tidak Golput. Untuk para saksi, agar lebih cermat dan menghindari prasangka. Dan bagi KPPS agar berhati-hati dalam memberikan informasi pencontrengan," kata Sultan kemarin di Kepatihan.
Selain itu, Sultan juga menghimbau agar partai politik tetap menjaga suasana kondusif untu mempertahankan stabilitas politik selama proses pemungutan suara hingga proses penghitungan suara.
"Kalau memang ada hal-hal yang kurang berkenan agar ditempuh cara yang sesuai dengan ketentuan Undang-undang yang ada," katanya.
Sementara itu mengenai hasil pemilu yang didapatkan nanti, Sultan meminta agar seluruh partai dan caleg yang turut dalam pemilu dapat menerima apapun hasil yang diperoleh melalui proses yang demokratis tersebut.
"Bagi yang kalah, legowo itu otomatis. Di TPS kan ada saksi. Untuk yang menang jangan sombong. Karena itu adalah amanah yang harus mereka penuhi untuk mengabdi," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Sultan juga masih menghimbau kepada KPU untuk memberikan tambahan dua bilik suara untuk masing-masing TPS di DIY agar proses pemungutan suara lebih cepat selesai dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.



Kirim Komentar