Puluhan massa dari Aliansi Jogja untuk Indonesia Damai (Aji-DAMAI), Rabu pagi (08/04) menggelar aksi turun ke jalan di Perempatan Tugu Yogyakarta.Dalam kesempatan tersebut, mereka menghimbau masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk menyelenggarakan pemilu secara damai pada 9 April besok.
"Pemilu 2009 di Jogja harus diselenggarakan secara jurdil, berbudaya, dan tanpa kekerasan. Apapun hasil yang ada, itulah proses demokrasi yang harus diterima oleh semua pihak," kata Subkhi Ridho, Koordinator Umum Aji-DAMAI dalam orasinya.
Selain menyerukan untuk menjaga situasi kondusif selama pemilu, Aji-DAMAI juga meminta agar nantinya seluruh peserta pemilu dapat menerima hasil pemilu yang ada.
"Sing menang ojo umuk, lan sik kalah ojo nganti ngamuk. Apapun hasil pemilu nanti, itulah hasil dari proses domokrasi yang telah dilaksanakan," katanya.
Dalam orasinya, Ridho juga mewanti-wanti masyarakat untuk tidak menerima uang dari peserta pemilu nanti. Menurutnya, segala bentuk politk uang adalah pembodohan kepada rakyat.
"Jaga martabat diri menjelang pemilu. Jangan sampai kita mau dibeli oleh mereka hanya dengan Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu," katanya.
Dalam aksinya, massa Aji-DAMAI menggelar sejumlah spanduk bertuliskan "Menang ojo umuk, kalah ojo ngamuk", Menang tanpa sisakan masalah, kalah tanpa bikin ulah", "Pilihan boleh beda, hasrat untuk damai tetap sama", dan "Wong becik milih kanthi cerdik".



Kirim Komentar