Sebagai antisipasi atas hal-hal yang tidak diinginkan, anggota KPU Kota Yogyakarta akhirnya harus menggelar sejumlah rapat terkait dengan proses penghitungan suara Pemilu 2009 dengan cara sembunyi-sembunyi."Saat ini kami tetap ngantor, hanya saja untuk rapat-rapat penting kami memilih ngungsi dan sembunyi dulu sebagai antisipasi saja sembari menunggu kondusifnya situasi," kata Aan Kurniasih, Anggota KPU Kota Yogyakarta, Jumat (10/04).
Akibat pembatalan pemilu susulan untuk 525 warga Papua di DIY, KPU Kota Yogyakarta harus menunda penghitungan suara manual. KPU Kota Yogyakarta bahkan belum melakukan cek terhadap hasil penghitungan dari setiap TPS yang masuk ke KPU setempat.
"Kita tunda dulu proses penghitungan suara hingga situasinya kondusif," ujar Titok Hariyanto, Anggota KPU Kota Yogyakarta.
Usai kejadian di KPU DIY Kamis lalu, KPU Kota Yogyakarta maupun KPU DIY dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Mereka khawatir akan ada aksi lanjutan dari warga Papua di DIY terkait dengan pembatalan pemilihan bagi mereka oleh KPU DIY.
Sementara itu, penghitungan suara manual di tingkat kecamatan dijadwalkan berlangsung 11-15 April mendatang. Sedangkan untuk penghitungan suara manual di tingkat KPU Kota Yogyakarta baru dilakukan 15-17 April nanti.



Kirim Komentar