Meski diperkirakan banyak terdapat pemuda dan pemudi berprestasi di Kota Yogyakarta, tapi pada kenyataannya mereka tidak berminat untuk menjadi Pemuda Pelopor yang merupakan program berskala nasional bagi pemuda berprestasi.
"Tiap tahun, pemuda yang mendaftar pada ajang pemilihan Pemuda Pelopor di Kota Jogja masih kurang yakni hanya sekitar 10 orang," kata Wiyoto, Kepala Seksi Pengembangan dan Pembinaan Pemuda, Kantor Kesatuan Bangsa, Pemuda dan Olahraga (Kesbangpor) di Yogyakarta, Rabu (27/5).
Mengenai sedikitnya peminat menjadi Pemuda Pelopor, Wiyoto mengatakan hal tersebut kemunginan disebabkan oleh sejumlah faktor yang bisa berasal dari sisi pemuda sendiri atau dari sisi teknis penyelenggaraan kompetisi.
"Saat ini prestasi pemuda cenderung menurun. Mungkin malah kalah dengan kenakalan remaja," ujarnya.
Selain menurunnya prestasi pemuda saat ini, Wiyoto juga menyatakan bahwa faktor teknis penyelenggaraan ajang pemilihan Pemuda Pelopor kemungkinan juga mengakibatkan pemuda tak berminat untuk turut pemilihan.
"Dulu banyak pemuda yang tanya tentang syarat dan hadiah untuk Pemuda Pelopor di Jogja, tapi setelah tau mereka malah tidak jadi mendaftar. Mungkin malas setelah tahu syarat dan hadiahnya," ungkapnya.
Jika Anda merasa sebagai pemuda (usia 18-35 tahun) yang memiliki karya nyata yang dikerjakan secara konsisten dan diakui oleh masyarakat luas, silakan mendaftar menjadi Pemuda Pelopor di Kantor Kesatuan Bangsa Kota Yogyakarta melalui kecamatan masing-masing.
Pemuda Pelopor adalah sebuah ajang yang secara murni ingin memberikan penghargaan bagi pemuda dan pemudi yang berpresasi dalam berbagai bidang seperti kewirausahaan, pendidikan, teknologi tepat guna, seni budaya dan pariwisata, serta kebaharian dan kelautan.
Pada tahun ini, Panitia Pemilihan Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta sedang menyeleksi peserta Pemuda Pelopor yang dilaksanakan pada 15 Mei hingga 25 Juni 2009 mendatang. Nantinya, juara Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta akan diikutkan untuk mengikuti seleksi Pemuda Pelopor di tingkat propinsi dan nasional.
"Tiap tahun, pemuda yang mendaftar pada ajang pemilihan Pemuda Pelopor di Kota Jogja masih kurang yakni hanya sekitar 10 orang," kata Wiyoto, Kepala Seksi Pengembangan dan Pembinaan Pemuda, Kantor Kesatuan Bangsa, Pemuda dan Olahraga (Kesbangpor) di Yogyakarta, Rabu (27/5).
Mengenai sedikitnya peminat menjadi Pemuda Pelopor, Wiyoto mengatakan hal tersebut kemunginan disebabkan oleh sejumlah faktor yang bisa berasal dari sisi pemuda sendiri atau dari sisi teknis penyelenggaraan kompetisi.
"Saat ini prestasi pemuda cenderung menurun. Mungkin malah kalah dengan kenakalan remaja," ujarnya.
Selain menurunnya prestasi pemuda saat ini, Wiyoto juga menyatakan bahwa faktor teknis penyelenggaraan ajang pemilihan Pemuda Pelopor kemungkinan juga mengakibatkan pemuda tak berminat untuk turut pemilihan.
"Dulu banyak pemuda yang tanya tentang syarat dan hadiah untuk Pemuda Pelopor di Jogja, tapi setelah tau mereka malah tidak jadi mendaftar. Mungkin malas setelah tahu syarat dan hadiahnya," ungkapnya.
Jika Anda merasa sebagai pemuda (usia 18-35 tahun) yang memiliki karya nyata yang dikerjakan secara konsisten dan diakui oleh masyarakat luas, silakan mendaftar menjadi Pemuda Pelopor di Kantor Kesatuan Bangsa Kota Yogyakarta melalui kecamatan masing-masing.
Pemuda Pelopor adalah sebuah ajang yang secara murni ingin memberikan penghargaan bagi pemuda dan pemudi yang berpresasi dalam berbagai bidang seperti kewirausahaan, pendidikan, teknologi tepat guna, seni budaya dan pariwisata, serta kebaharian dan kelautan.
Pada tahun ini, Panitia Pemilihan Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta sedang menyeleksi peserta Pemuda Pelopor yang dilaksanakan pada 15 Mei hingga 25 Juni 2009 mendatang. Nantinya, juara Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta akan diikutkan untuk mengikuti seleksi Pemuda Pelopor di tingkat propinsi dan nasional.



Kirim Komentar