Delapan siswa dari Kota Yogyakarta berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Sains yang digelar di Jakarta 3-9 Agustus lalu. Dengan perolehan medali tersebut, Propinsi DIY mampu berada di peringkat ke-3 setelah DKI Jakarta dan Jawa Tengah dalam Olimpiade Sains tingkat nasional tersebut.
"Seluruh peraih emas Olimpiade Sains adalah siswa dari Kota Yogyakarta. Mereka berasal dari tingkat SMP dan SMA di Kota Yogyakarta," kata Syamsury, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Sabtu lalu (15/8).
Kedelapan dari mereka adalah Ahmad Ataka Awwalur Rizqi (SMAN 3) bidang fisika, Raditya Weda (SMAN 1) bidang fisika, Darmadi (SMAN 8) bidang kebumian, Alimatun Nashira (SMAN 1) bidang kimia, Rohmadi (SMAN 1) bidang ekonomi, Septian Gilang Permana Putra (SMAN 1) bidang ekonomi, Rhama Patria Bharata (SMAN 1) bidang biologi, dan Gusnadi Wiyoga (SMPN 8) bidang matematika.
Menurut Syamsury, siswa di Kota Yogyakarta memang cenderung lebih menonjol dalam bidang sains daripada ilmu pengetahuan lainnya. "Tiap tahun siswa dari Kota Yogyakarta mampu berprestasi dan cenderung meningkat," ujarnya.
Pada penyelenggaraan Olimpiade Sains tahun ini, kontingen dari DIY memberangkatkan 56 siswa untuk masing-masing bidang. Sebelumnya sekitar 149 siswa turut dalam pembinaan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Propinsi DIY.
Dari ke-56 siswa yang turut tersebut, 47 di antaranya merupakan siswa siswi dari Kota Yogyakarta, dua dari Sleman, dan tujuh lainnya dari Bantul
Pada penyelenggaraan Olimpiade Sains tahun lalu, Propinsi DIY berada pada peringkat enam dengna perolehan enam emas. Tahun ini, DIY berhasil memperbaiki peringkatnya pada posisi tiga dan perolehan medali emas sebanyak delapan medali.
"Seluruh peraih emas Olimpiade Sains adalah siswa dari Kota Yogyakarta. Mereka berasal dari tingkat SMP dan SMA di Kota Yogyakarta," kata Syamsury, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Sabtu lalu (15/8).
Kedelapan dari mereka adalah Ahmad Ataka Awwalur Rizqi (SMAN 3) bidang fisika, Raditya Weda (SMAN 1) bidang fisika, Darmadi (SMAN 8) bidang kebumian, Alimatun Nashira (SMAN 1) bidang kimia, Rohmadi (SMAN 1) bidang ekonomi, Septian Gilang Permana Putra (SMAN 1) bidang ekonomi, Rhama Patria Bharata (SMAN 1) bidang biologi, dan Gusnadi Wiyoga (SMPN 8) bidang matematika.
Menurut Syamsury, siswa di Kota Yogyakarta memang cenderung lebih menonjol dalam bidang sains daripada ilmu pengetahuan lainnya. "Tiap tahun siswa dari Kota Yogyakarta mampu berprestasi dan cenderung meningkat," ujarnya.
Pada penyelenggaraan Olimpiade Sains tahun ini, kontingen dari DIY memberangkatkan 56 siswa untuk masing-masing bidang. Sebelumnya sekitar 149 siswa turut dalam pembinaan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Propinsi DIY.
Dari ke-56 siswa yang turut tersebut, 47 di antaranya merupakan siswa siswi dari Kota Yogyakarta, dua dari Sleman, dan tujuh lainnya dari Bantul
Pada penyelenggaraan Olimpiade Sains tahun lalu, Propinsi DIY berada pada peringkat enam dengna perolehan enam emas. Tahun ini, DIY berhasil memperbaiki peringkatnya pada posisi tiga dan perolehan medali emas sebanyak delapan medali.



Kirim Komentar