Saat ini, kepala sekolah diharapkan tak hanya mampu menjadi pengajar saja, tapi juga mampu menjadi seorang manajer yang mampu menerapkan manajemen mutu yang yang berkualitas di dalam lembaganya.
Hal tersebut dinyatakan oleh Walikota dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Kota Yogyakarta Rapingun dalam acara pelantikan kepala sekolah di Ruang Utama Atas Balaikota Yogyakarta, Kamis (3/9).
"Kepala sekolah tidak hanya dituntut sebagai educator dan administrator, melainkan juga harus berperan sebagai manajer dan supervisor yang mampu menerapkan manajemen bermutu," katanya.
Walikota menambahkan, aplikasinya dapat dilakukan dengan menerapkan iklim kerja dan proses pembelajaran oleh pengajar yang kreatif dan konstruktif, yang tetap mengedepankan prestasi muridnya.
Lebih lanjut Walikota menyatakan Kepala Sekolah sebagai garda depan sekolah memiliki peran yang sangat vital dalam institusi pendidikan khususnya di negara berkembang seperti Indonesia.
"Pendidikan bisa menjadi sarana yang harus dimanfaatkan untuk mendorong perubahan ekonomi serta berperan dalam kontrol langsung terhadap perubahan sosial," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Sekda Kota Yogyakarta, melantik 22 kepala sekolah, yang terdiri dari empat kepala sekolah SMA Negeri, tiga kepala sekolah SMK negeri maupun swasta, dua kepala sekolah SMP swasta, dan 13 kepala Sekolah Dasar swasta.
Hal tersebut dinyatakan oleh Walikota dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Kota Yogyakarta Rapingun dalam acara pelantikan kepala sekolah di Ruang Utama Atas Balaikota Yogyakarta, Kamis (3/9).
"Kepala sekolah tidak hanya dituntut sebagai educator dan administrator, melainkan juga harus berperan sebagai manajer dan supervisor yang mampu menerapkan manajemen bermutu," katanya.
Walikota menambahkan, aplikasinya dapat dilakukan dengan menerapkan iklim kerja dan proses pembelajaran oleh pengajar yang kreatif dan konstruktif, yang tetap mengedepankan prestasi muridnya.
Lebih lanjut Walikota menyatakan Kepala Sekolah sebagai garda depan sekolah memiliki peran yang sangat vital dalam institusi pendidikan khususnya di negara berkembang seperti Indonesia.
"Pendidikan bisa menjadi sarana yang harus dimanfaatkan untuk mendorong perubahan ekonomi serta berperan dalam kontrol langsung terhadap perubahan sosial," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Sekda Kota Yogyakarta, melantik 22 kepala sekolah, yang terdiri dari empat kepala sekolah SMA Negeri, tiga kepala sekolah SMK negeri maupun swasta, dua kepala sekolah SMP swasta, dan 13 kepala Sekolah Dasar swasta.



Kirim Komentar