Pemberdayaan masyarakat sebagai usaha meningkatkan taraf hidup salah satunya dapat dibangun dengan menumbuhkan sifat kemandirian dan kesiapan dalam menghadapi tantangan.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti pada Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap II 2009 di Taman Parkir Abu Bakar Al, Kamis (29/10).
"Kemampuan masyarakat harus sentiasa ditingkatkan maupun kemampuan untuk mengenali kekuatan dan kelemahan diri sendiri, memperhitungkan kesempatan dan memilih berbagai alternatif yang ada untuk diimplementasikan pada masyarakat," katanya.
Program TMMD yang dilaksanakan berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, menyasar sasaran yang telah dipilih dan diprioritaskan dalam rencana pembangunan daerah.
Waktu Pelaksanaan tanggal 9 sampai dengan 29 Oktober 2009 selama 21 hari. Sasaran Kegiatan Fisik yaitu Pembuatan talud bronjong 125 M, rehab 5 unit rumah menjadi sehat, lantainisasi 3 MCK Umum pinggir sungai Code dan Rehab Masjid Istiqomah Ledok Tukangan RW 3.
Sasaran non fisik berupa sosialisasi penyuluhan tentang penanggulangan penyakit demam berdarah dan flu burung dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, penanggulangan limbah, kebersihan dan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup, Sosialisasi Perda PKL dari Disperindagkop Kota Yogyakarta, Sosialisasi Pekat dan Narkoba dari Poltabes dan Sosialisasi Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, Sosialisasi UU tentang KDRT dari Kantor Pemberdayaan Perempuan.
Sumber dana TMMD adalah APBD Propinsi DIY dan APBD Kota Yogyakarta dengan melibatkan 117 personil dari instansi terkait dan dari masyarakat. Lokasi pelaksanaan TMMD "Sengkuyung" Tahap II TA 2009 di wilayah Kota Yogyakarta adalah Kelurahan Tegalpanggung, Danurejan.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti pada Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap II 2009 di Taman Parkir Abu Bakar Al, Kamis (29/10).
"Kemampuan masyarakat harus sentiasa ditingkatkan maupun kemampuan untuk mengenali kekuatan dan kelemahan diri sendiri, memperhitungkan kesempatan dan memilih berbagai alternatif yang ada untuk diimplementasikan pada masyarakat," katanya.
Program TMMD yang dilaksanakan berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, menyasar sasaran yang telah dipilih dan diprioritaskan dalam rencana pembangunan daerah.
Waktu Pelaksanaan tanggal 9 sampai dengan 29 Oktober 2009 selama 21 hari. Sasaran Kegiatan Fisik yaitu Pembuatan talud bronjong 125 M, rehab 5 unit rumah menjadi sehat, lantainisasi 3 MCK Umum pinggir sungai Code dan Rehab Masjid Istiqomah Ledok Tukangan RW 3.
Sasaran non fisik berupa sosialisasi penyuluhan tentang penanggulangan penyakit demam berdarah dan flu burung dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, penanggulangan limbah, kebersihan dan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup, Sosialisasi Perda PKL dari Disperindagkop Kota Yogyakarta, Sosialisasi Pekat dan Narkoba dari Poltabes dan Sosialisasi Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, Sosialisasi UU tentang KDRT dari Kantor Pemberdayaan Perempuan.
Sumber dana TMMD adalah APBD Propinsi DIY dan APBD Kota Yogyakarta dengan melibatkan 117 personil dari instansi terkait dan dari masyarakat. Lokasi pelaksanaan TMMD "Sengkuyung" Tahap II TA 2009 di wilayah Kota Yogyakarta adalah Kelurahan Tegalpanggung, Danurejan.



Kirim Komentar