Kota Yogyakarta sebagai Kota Pariwisata, Pendidikan, dan Seni Budaya dinilai patut untuk dipromosikan ke luar negeri. Terlebih, hal ini juga bisa membantu program pemerintah pusat, Visit Indonesia.
Hal tersebut dinyatakan oleh calon Duta Besar Luar Biasa untuk Negara Konfederasi Swiss, Djoko Susilo, yang bertemu dengan Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto di Balikota Yogyakarta kemarin (1/12).
Menurutnya, untuk mendukung promosi pariwisata Indonesia di Eropa dan Swiss khususnya, pihaknya mengusulkan dapat terjadinya satu kerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada di Swiss dengan insan pariwisata di Jogja bahkan dunia pendidikan pariwisata dan industri kerajinan pendukung pariwisata tersebut
"Jogja layak untuk dipromosikan, kami akan coba fasilitasi untuk terjadinya kerjasama dengan lembaga-lembaga di Swiss dan fasilitasi untuk mengadakan pameran promosi pariwisata dan perdagangan di sana" katanya.
Lebih lanjut Djoko menyatakan bahwa penduduk Swiss yang sekitar lima juta jiwa cenderung memiliki minat melancong yang cukup tinggi. Menurutnya, hal ini bisa dioptimalkan khususnya bagi dunia pariwisata Jogja.
Menanggapi hal tersebut, Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto menyambut baik gagasan yang dilontarkan calon Duta Besar Luar Biasa untuk Negara Konfederasi Swiss yang akan dilantik pada Januari tahun depan tersebut.
Menurut Walikota, Pemkot Yogyakarta juga mengharapkan terjadinya kerjasama dalam bentuk Sister City dan Sister School serta mengadakan pameran pariwisata dan perdagangan di Eropa karena pariwisata merupakan visi kedepan dalam pembangunan di Kota Yogyakarta.
"Jogja kedepan adalah pariwisata, kebetulan sampai saat ini kerjasama dengan kota-kota di Eropa belum dilaksanakan, dengan kunjungan Dubes Swiss ini diharapkan nantinya dapat terjalin kerjasama dengan kota-kota di Swiss dalam bentuk sister city dan kerjasama antar sekolah dalam bentuk sister school demi kemajuan pariwisata dan pendidikan pariwisata di Jogja," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Swiss, Djoko Susilo juga berkesempatan mengunjungi dan melihat langsung Hotel Edotel sebagai hotel yang juga menjadi tempat belajar para siswa, sekaligus proses belajar mengajar di SMK 6 guna mempersiapkan tenaga trampil siap kerja dalam bidang perhotelan, tata boga, tata rias dan kecantikan, serta tata busana.
Hal tersebut dinyatakan oleh calon Duta Besar Luar Biasa untuk Negara Konfederasi Swiss, Djoko Susilo, yang bertemu dengan Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto di Balikota Yogyakarta kemarin (1/12).
Menurutnya, untuk mendukung promosi pariwisata Indonesia di Eropa dan Swiss khususnya, pihaknya mengusulkan dapat terjadinya satu kerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada di Swiss dengan insan pariwisata di Jogja bahkan dunia pendidikan pariwisata dan industri kerajinan pendukung pariwisata tersebut
"Jogja layak untuk dipromosikan, kami akan coba fasilitasi untuk terjadinya kerjasama dengan lembaga-lembaga di Swiss dan fasilitasi untuk mengadakan pameran promosi pariwisata dan perdagangan di sana" katanya.
Lebih lanjut Djoko menyatakan bahwa penduduk Swiss yang sekitar lima juta jiwa cenderung memiliki minat melancong yang cukup tinggi. Menurutnya, hal ini bisa dioptimalkan khususnya bagi dunia pariwisata Jogja.
Menanggapi hal tersebut, Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto menyambut baik gagasan yang dilontarkan calon Duta Besar Luar Biasa untuk Negara Konfederasi Swiss yang akan dilantik pada Januari tahun depan tersebut.
Menurut Walikota, Pemkot Yogyakarta juga mengharapkan terjadinya kerjasama dalam bentuk Sister City dan Sister School serta mengadakan pameran pariwisata dan perdagangan di Eropa karena pariwisata merupakan visi kedepan dalam pembangunan di Kota Yogyakarta.
"Jogja kedepan adalah pariwisata, kebetulan sampai saat ini kerjasama dengan kota-kota di Eropa belum dilaksanakan, dengan kunjungan Dubes Swiss ini diharapkan nantinya dapat terjalin kerjasama dengan kota-kota di Swiss dalam bentuk sister city dan kerjasama antar sekolah dalam bentuk sister school demi kemajuan pariwisata dan pendidikan pariwisata di Jogja," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Swiss, Djoko Susilo juga berkesempatan mengunjungi dan melihat langsung Hotel Edotel sebagai hotel yang juga menjadi tempat belajar para siswa, sekaligus proses belajar mengajar di SMK 6 guna mempersiapkan tenaga trampil siap kerja dalam bidang perhotelan, tata boga, tata rias dan kecantikan, serta tata busana.



Kirim Komentar