Terkait tema besar Kota Yogyakarta tahun 2010 menjadi kota sehat yang layak huni, Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan berupaya mewujudkan target tersebut dengan mendidik masyarakat untuk hidup sehat dalam lingkungannya masing-masing.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Choiril Anwar menyatakan agar Kota Yogyakarta layak disebut sebagai kota yang sehat dan layak huni, masyarakatnya harus terlebih dahulu berperilaku sehat.
"Untuk mencapai Jogja Kota Sehat dan layak huni, warganya harus berperilaku sehat serta tinggal di tempat yang bersih dan sehat pula," katanya di Kompleks Balaikota Yogyakarta (31/12).
Selain itu, sebagai pelayan kesehatan bagi masyarakat, pihaknya bertekat untuk memberikan layanan kesehatan yang terjangkau dan bermutu bagi masyarakat, khususnya mereka yang tidak mampu.
"Pada tahun 2010, pemerintah masih akan meberikan perhatian pada balita bergizi buruk yang jumlahnya masih fluktuatif serta permasalahan pada ibu hamil dan melahirkan," ujarnya.
Rencananya, Pemkot akan mendirikan sebuah layanan one stop service dan sebuah rumah pemulihan gizi yang akan diresmikan pada Desember tahun depan.
Pada tahun 2010 mendatang, anggaran Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta meningkat dibanding tahun lalu yakni dari 53,6 M menjadi 72,2 M. Dengan anggaran yang semakin meningkat, diharapkan layanan kesehatan masyarakat Kota Yogyakarta juga semakin membaik, demi tercapainya Kota Yogyakarta sebagai kota sehat yang layak huni pada 2010 nanti.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Choiril Anwar menyatakan agar Kota Yogyakarta layak disebut sebagai kota yang sehat dan layak huni, masyarakatnya harus terlebih dahulu berperilaku sehat.
"Untuk mencapai Jogja Kota Sehat dan layak huni, warganya harus berperilaku sehat serta tinggal di tempat yang bersih dan sehat pula," katanya di Kompleks Balaikota Yogyakarta (31/12).
Selain itu, sebagai pelayan kesehatan bagi masyarakat, pihaknya bertekat untuk memberikan layanan kesehatan yang terjangkau dan bermutu bagi masyarakat, khususnya mereka yang tidak mampu.
"Pada tahun 2010, pemerintah masih akan meberikan perhatian pada balita bergizi buruk yang jumlahnya masih fluktuatif serta permasalahan pada ibu hamil dan melahirkan," ujarnya.
Rencananya, Pemkot akan mendirikan sebuah layanan one stop service dan sebuah rumah pemulihan gizi yang akan diresmikan pada Desember tahun depan.
Pada tahun 2010 mendatang, anggaran Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta meningkat dibanding tahun lalu yakni dari 53,6 M menjadi 72,2 M. Dengan anggaran yang semakin meningkat, diharapkan layanan kesehatan masyarakat Kota Yogyakarta juga semakin membaik, demi tercapainya Kota Yogyakarta sebagai kota sehat yang layak huni pada 2010 nanti.



Kirim Komentar