Seni & Budaya

Aneh, Ditemukan Lingga Yoni di Candi Perwara

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00
Aneh, Ditemukan Lingga Yoni di Candi Perwara

Sebuah hal yang tak lazim ditemukan oleh Tim Pemugaran Candi di UII. Kemarin (12/1). Tim dari BP3 Yogyakarta tersebut kembali menemukan lingga yoni, tapi di candi perwara atau candi pendamping yang berada dalam satu lokasi dengan candi utama.

Ketua Tim Pemugaran BP3 Yogkarta, Indung Panca Putra menyatakan, selama ini tipikal candi di Jawa tengah dan DIY pada periodesasi abad ke-8 dan ke-9 hanya terdapat lingga yoni pada satu lokasi yakni di candi utama atau candi induk.

"Namun keanehan terjadi di candi UII ini ketika ditemukan lingga yoni yang merupakan lambang Dewa Syiwa dengan ukuran lebih kecil dari lingga yoni di candi utama," ujarnya di lokasi penggalian di Kampus Terpadu UII, Jl. kaliurang Yogyakarta, Rabu (13/1).

Lingga yoni kedua di candi UII tersebut berukuran 56x56 cm dan berjarak 57 cm dari lapik padma dan nandi yang ada di dalam candi perwara berukuran 6x4 meter dengan kedalaman 165 cm. Itu berarti lebih rendah 50 cm dari bangunan candi utama.

Keanehan tak hanya tentang ditemukannya dua lingga yoni di sebuah candi saja, tapi temuan lain juga dinilai aneh ketika nandi atau patung sapi sebagai lambang kendaraan Dewa Syiwa yang ditemukan berukirkan sangat detail serta terbuat dari batu andesit kualitas nomer satu.

"Tak hanya nandi, lapik atau tempat sesaji yang berada di kanan dan kiri mengapit nandi yang berwujud ukiran bungan padma juga mempunyai bentuk yang berbeda," tambahnya.

Diperkirakan, lapik sebelah utara nandi yang ukirannya lebih banyak mewakili surya, sedangkan yang di sebelah selatan dilambangkan mewakili candra.

Sementara temuan aneh selanjutnya yakni kotak mirip sumur yang berada di sebelah utara lapik candra di dalam sebuah candi perwara. Diduga, kotak sumaran ini sebagai tempat air suci untuk beribadah pada waktu itu.

Temuan lainnya adalah bekas tiang atau umpak pada lapisan tanah di bagian candi perwara yang mempunyai sedimen berbeda atau warna berbeda. Kemungkinan, sebelumnya umpak ini pernah dicabut sehingga pada bekas lubangnya terisi sedimen yang lain.

Hingga memasuki hari keenam tahap kedua pemugaran candi UII, Rabu (13/1), Tim BP3 menyatakan cukup terkejut dengan hasil temuan yang didapatkannya. Dengan sejumlah temuan tersebut, Tim BP3 selanjutnya akan menganalisis lebih lanjut terkait sejumlah kejanggalan yang mereka temukan.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini