Sebanyak 347 anak dari sejumlah sekolah di Kota Yogyakarta turut dalam kegiatan Kreasi Mainan Anak dari Barang Bekas yang digelar di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret, Benteng Vredeburg Yogyakarta, Minggu (17/1). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Kegiatan Indomaret Fun Bike & Green Festival yang digelar oleh PT Indomarco Prismatama sejak Minggu pagi untuk memperkenalkan gerakan hijau khususnya bagi anak-anak.
Menurut Development Manager PT Indomarco Prismatama, Johan Kristanto, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan dan banyaknya sampah yang ada untuk diolah dan dikreasikan menjadi barang yang berdaya guna.
"Kegiatan ini sengaja memilih anak-anak untuk mengkreasikan berbagai barang bekas, karena merekalah nantinya yang akan menjadi generasi penerus untuk menjaga dan melestarikan lingkungan," katanya di Monumen SO 1 Maret.
Sementara itu Koordinator Publikasi dan Acara Income Creative, Stephen K menyatakan global warming menjadi isu yang sangat hangat di dunia saat ini, sehingga keberadaanya dibutuhkan respon dan tindakan nyata oleh semua pihak.
"Di sini anak-anak diajak untuk mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan apa yang ada baik itu sampah dll untuk diubah menjadi sesuatu yang mempunyai nilai lebih," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, ratusan anak-anak dari yang berusia tujuh hingga sepuluh tahun terlihat sangat antusias memainkan imajinasi dan kreativitasnya dalam menyulap sejumlah barang-barang bekas tak terpakai hingga menjadi sejumlah mainan.
Kegiatan ini Tercatat di MURI
Penyelenggaraan kegiatan Kreasi Mainan Anak dari Barang Bekas ini pun diberi perhatian khusus oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kegiatan yang melibatkan peserta anak-anak terbanyak.
Perwakilan MURI, Ariani Siregar menyatakan kebanggaannya terhadap kegiatan yang telah melibatkan anak-anak seara langsung tersebut, sehingga layak untuk diberikan penghargaan kareba telah memecahka rekor MURI pada kategori kegiatan dengn jumlah peserta anak-anak terbanyak.
Kriteria penjurian dilihat dari jumlah kemasan produk yang dipakai, proses pembuatan, kerapian dan kreativitasnya selama 90 menit pengerjaan yang dinilai langsung oleh Tim juri dari ISI, MURI dan panitia yang memperebutkan hadiah uang tunai sebesar Rp 1,7 juta beserta tropi dan sertifikat perlombaan.
Sebelumnya, acara ini juga diisi dengan Fun Bike yang melibatkan 1.600 peserta yang berasal dari berbagai macam komunitas yang ada di Yogyakarta. Kegiatan bersepeda yang mengambil start dan finish di halaman Jalan senopati serta dimeriahkan pula dengan product dan food basar dari berbagai UKM dalam Green Festifal.



Kirim Komentar