Pemkot Yogyakarta melalui Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta
berencana akan memberlakukan uji emisi gas buang terhadap setiap
kendaraan yang mengajukan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan
(STNK). Saat ini, Badan Ligkungan Hidup sedang mempersiapkan teknis
pelaksanaan uji emisi tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan lingkungan Hidup, Suyana, di sela Lokakarya Perubahan Iklim di Hotel Santika, Rabu (27/01).
"Saat ini pihak kami sedang mempersiapkan sebanyak 20 hingga 30 bengkel yang selanjutnya akan dilakukan verifikasi untuk kelayakan melakukan uji emisi," ujanya.
Menurut Suyana kegiatan yang akan bekerjasama dengan pihak Kepolisian tersebut sebagai salah satu upaya menekan dampak perubahan iklim dan pemanasan global yang sedang terjadi saat ini. "Saat ini pemanasan global sudah terjadi, harus ada upaya nyata untuk menghadapinya," tegasnya.
Selain uji emisi kendaraan bermotor, Pemkot Yogyakarta juga telah melakukan penghematan energi dengan cara bekerjasama dengan instansi terkait dalam mengupayakan pembangunan gedung-gedung milik pemerintah untuk didisain
sedemikian rupa agar menghemat energi.
"Sinar matahari yang melimpah sebisa mungkin dimanfaatkan untuk kebutuhan energi. Termasuk PJU (Penerangan Jalan Umum) saat ini telah menggunakan lampu hemat energi yang terbukti juga hemat biaya," tambahnya.
Suyana mengimbau agar masalah lingkungan bukan hanya tanggungjawab BLH semata, tapi juga tanggungjawab bersama. Untuk membangun sebuah kota, terlebih dahulu adalah bagaimana membangun lingkungannya masing-masing.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan lingkungan Hidup, Suyana, di sela Lokakarya Perubahan Iklim di Hotel Santika, Rabu (27/01).
"Saat ini pihak kami sedang mempersiapkan sebanyak 20 hingga 30 bengkel yang selanjutnya akan dilakukan verifikasi untuk kelayakan melakukan uji emisi," ujanya.
Menurut Suyana kegiatan yang akan bekerjasama dengan pihak Kepolisian tersebut sebagai salah satu upaya menekan dampak perubahan iklim dan pemanasan global yang sedang terjadi saat ini. "Saat ini pemanasan global sudah terjadi, harus ada upaya nyata untuk menghadapinya," tegasnya.
Selain uji emisi kendaraan bermotor, Pemkot Yogyakarta juga telah melakukan penghematan energi dengan cara bekerjasama dengan instansi terkait dalam mengupayakan pembangunan gedung-gedung milik pemerintah untuk didisain
sedemikian rupa agar menghemat energi.
"Sinar matahari yang melimpah sebisa mungkin dimanfaatkan untuk kebutuhan energi. Termasuk PJU (Penerangan Jalan Umum) saat ini telah menggunakan lampu hemat energi yang terbukti juga hemat biaya," tambahnya.
Suyana mengimbau agar masalah lingkungan bukan hanya tanggungjawab BLH semata, tapi juga tanggungjawab bersama. Untuk membangun sebuah kota, terlebih dahulu adalah bagaimana membangun lingkungannya masing-masing.



Kirim Komentar