
Ribuan umat Hindu dari DIY dan Jawa Tengah memperingati hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1932 Tingkat Nasional di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, Senin (15/3).
Dalam kesempatan ini akan mendoakan agar bangsa Indonesia selamat dan sejahtera sepanjang masa dan apa yang dicita-citakan bangsa Indonesia segera terwujud.
Ketua Parisada Hindu Dharma Propinsi Jawa Tengah, I Nyoman Surahatta, SH, SpN, MM mengemukakan upacara seriemonial diawali dengan upacara Tawur Agung yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB yang dipimpin Ketua Paruman Sulinggih Parisada Pusat, Dharma Adiyasa dengan para Pandita di Jawa Tengah dan DIY yang mendoakan agar bangsa Indonesia selamat dan sejahtera.
"Setelah acara seremonial sekitar pukul 12.00 hingga selesai akan dilakukan persembahyangan bersama dengan mendoakan agar bangsa dan negara selamat serta Indonesia Jaya Masa." ujarnya.
Sementara rangkaian kegiatan lain dalam memperingati hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1932 sebelumnya juga dilakukan kegiatan diantaranya berbagai lomba yang membantu fakir miskin, donor darah dan pengobatan gratis.
Sedangkan pada Selasa (16/3) mulai padi selama 24 jam agar hening dan introspeksi diri dengan melakukan catur brata penyepian. "Wajib hukumnya bagi umat Hindu melakukan catur brata penyepian selama 24 jam," tandasnya.
I Nyoman Surahatta mengatakan mengingat setiap manusia banyak melakukan kesalahan baik kepada sesama maupun kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar melakukan pembersihan dengan melakukan mohon maaf kepada yang bersangkutan secara langsung maupun ampunan kepada Yang Maha Luasa melaui ritual keagamaan.
"Berbagai musibah dan berbagai cobaan masih mewarnai dalam kehidupan di negeri ini, maka saya mengajak kepada pemimpin, tokoh politik, para orang-orang suci agar melakukan introspeksi diri," pungkasnya.



Kirim Komentar