Seni & Budaya

PP Muhammadiyah dan Pemkot Renovasi Kompleks KHA Dahlan

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00
PP Muhammadiyah dan Pemkot Renovasi Kompleks KHA Dahlan



Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan bantuan pada Yayasan KH Ahmad Dahlan untuk renovasi bangunan peninggalan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan (1868-23 Februari 1932), Jumat (19/3).

Selain untuk menyambut Muktamar 46 Muhammadiyah di Yogyakarta, renovasi tersebut merupakan wujud kepedulian atas pelestarian banguna cagar budaya atau heritage di Yogyakarta.

Bangunan yang direnovasi adalah langgar (mushola), dua ruang pawiyatan atau kelas, dan kediaman KH Ahmad Dahlan di Kampung Kauman, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan. Selain itu bangunan yang akan direnovasi adalah padepokan Pingit pemberian Presiden Soekarno, yang juga menjadi rintisan pendidikan Muhammadiyah.

Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin secara simbolis menandai renovasi dengan pengecatan pintu kediaman KHA Ahmad Dahlan, diikuti Walikota Yogyakarta Herry Zudianto. Rombongan pejabat yang mempunyai ikatan erat dengan Muhammadiyah itu kemudian meninjau tiap ruang di kompleks kediaman tokoh nasional itu.

Dalam sambutannya, Din Syamsudin berharap heritage yang berhubungan erat dengan kelahiran Muhammadiyah itu nantinya tidak sekedar menjadi bangunan yang pasif. "Bangunan nanti tetap harus dikembangkan, dan difungsikan, supaya kita bisa merefleksikan perjuangan KH Ahmad Dahlan" katanya.

Ia menambahkan semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan harus terus dipupuk, dan menjadi spirit perjuangan Muhammadiyah ke depan. "Muhammadiyah harus menjadi problem solver, bukan problem maker. Patut diketahui jika Muhammadiyah pada masanya adalah gerakan generasi muda. KH Ahmad Dahlan sendiri sudah merintisnya sejak usia 21 tahun, ini yang jadi pegangan generasi muda kita," jelasnya pada acara yang dihadiri oleh empat istri dan 10 cucu KH Ahmad Dahlan itu.

Sementara itu Walikota Yogyakarta Herry Zudianto menyatakan sudah saatnya Muhammadiyah kembali menjadi pelopor, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemkot sendiri menurut Herry sangat menghargai adanya pelestarian heritage dari seorang tokoh yang menajdi pembaharu bagi perjuangan Indonesia. "Untuk itu kami mengalokasikan dana renovasi dari APBD Kota sebesar Rp 524 juta," ungkap Herry.

Selain beberapa tokoh diatas, acara tersebut juga dihadiri oleh sutradara Hanung Bramantyo bersama aktor Slamet Raharjo dan Lukman Sardi. Kehadiran para pekerja film tersebut terkait dengan pembuatan film tentang KH Ahmad Dahlan yang berjudul Sang Pencerah.

"Dulu saat masih kecil, saya mengira kompleks ini hanya gudang. Tetapi ternyata justru disinilah seorang tokoh pembaharu muncul. Makanya saya sangat tertarik untuk mengerjakan film ini," kata Hanung yang tempat kelahirannya yang tidak jauh dari kompleks tersebut.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini